AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
11,669 view

Kebakaran Ruko di Dadok Tunggul Hitam, Seorang Pria Terjebak Api

Ilustrasi berita eksklusif yang menyoroti Kebakaran Ruko di Dadok Tunggul Hitam,kebakaran di Padang,Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Petugas pemadam kebakaran Kota Padang berusaha memadamkan api yang melalap sebuah ruko di Jalan Garuda No. 25C, Dadok Tunggul Hitam, Sabtu dini hari (23/8/2025). Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut. (Foto: Damkar Kota Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Kebakaran ruko di Dadok Tunggul Hitam, tepatnya di Jalan Garuda No. 25C, Kecamatan Koto Tangah, menelan korban jiwa. Yakni seorang pria bernama Roni Putra (32), yang terjebak dalam insiden nahas pada Sabtu dini hari (23/8/2025) itu.

Api pertama kali dilaporkan sekitar pukul 05.13 WIB oleh warga yang melihat asap tebal mengepul dari dalam ruko. Dalam hitungan menit, api semakin membesar dan membakar area seluas kurang lebih 200 meter persegi. Akses jalan yang sempit serta lokasi yang padat penduduk sempat menyulitkan proses pemadaman.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang segera mengerahkan tujuh unit armada dengan 70 personel ke lokasi kejadian. Mereka bahu-membahu bersama warga, aparat kepolisian, dan TNI untuk menaklukkan api yang terus berkobar. Meski tim tiba di lokasi hanya empat menit setelah laporan masuk, kobaran api sudah telanjur menguasai bangunan.

Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kejadian kebakaran di Padang itu pertama kali datang dari seorang saksi bernama Ria Asri (43).

“Dari pengakuan saksi, ia melihat kepulan asap dan percikan api dari dalam ruko, lalu segera melaporkannya kepada kami,” ujar Rinaldi.

Petugas pemadam tiba di lokasi sekitar empat menit setelah laporan diterima. Namun, upaya evakuasi korban terkendala hebatnya kobaran api. “Kami membagi tim, sebagian fokus memadamkan api, sementara sebagian lagi berusaha mengevakuasi korban. Namun sayangnya, korban tidak bisa diselamatkan karena luka bakar yang sangat parah,” jelas Rinaldi.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis. Proses pemadaman api berlangsung cukup lama. “Kurang lebih satu jam tiga puluh menit hingga api benar-benar bisa dipadamkan,” tambahnya.

Selain menelan korban jiwa, kerugian dari kebakaran ruko di Dadok Tunggul Hitam itu mencapai Rp600 juta. Sementara itu, aset dengan nilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

Pihak Damkar Padang mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik maupun sumber api di rumah serta tempat usaha. Langkah preventif ini dinilai penting untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version