AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
11,053 view

Kekerasan terhadap Perempuan di Sumbar Disorot Tajam Fraksi NasDem

Gambar yang memperlihatkan suasana di sekitar isu Kekerasan terhadap Perempuan di Sumbar.
Ketua Garnita Malahayati Sumbar yang juga Anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni, bersama Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumbar, Endarmy, dalam HUT ke-14 Garnita Malahayati, di Kantor DPW NasDem Sumbar. (Foto: NasDem Sumbar)

Padang, AyoSumbar.id – Kekerasan terhadap perempuan di Sumbar mendapat sorotan tajam dari Ketua Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumbar, Endarmy. Menurutnya, tindakan tegas sangat penting untuk dalam menyanksi pelaku pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan.

“Keadilan untuk perempuan harus ditegakkan seadil-adilnya. Tak boleh ada toleransi terhadap pelaku kekerasan,” tegas Endarmy saat diwawancarai usai kegiatan sosial di depan Kantor DPW NasDem Sumbar, kemarin.

Sebagai Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Endarmy menyampaikan keprihatinannya atas semakin maraknya kasus kriminal berupa kekerasan terhadap perempuan di Sumbar. Ia menilai penanganan hukum harus serius dan terukur agar tidak menimbulkan ketimpangan keadilan.

“Semakin banyak korban, berarti sistem pencegahan kita masih lemah. Kami akan laksanakan pelatihan bagi perempuan dan remaja sebagai bentuk langkah preventif,” lanjutnya.

Ia juga mendorong perempuan untuk aktif dalam dunia politik agar bisa memperjuangkan langsung kepentingan sesama perempuan dari dalam parlemen.

“Dari sini kita berharap muncul srikandi-srikandi baru, yang bukan hanya tangguh, tapi juga mampu menjadi penyambung suara rakyat,” ujar Endarmy.

Senada dengan itu, Ketua Garnita Malahayati Sumbar, Lisda Hendrajoni, juga menyoroti maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak yang makin mengkhawatirkan. Sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI, ia menilai perlindungan terhadap korban tidak cukup hanya dengan retorika.

“Harus ada tindakan nyata. Kami siap turun langsung, jemput bola, dan pastikan korban mendapat perlindungan dan pendampingan hukum yang layak,” tegas Lisda.

Ia juga menyampaikan bahwa Garnita membuka akses seluas-luasnya untuk pengaduan dari para korban. “Garnita siap menjadi ruang aman bagi perempuan. Ini bukan hanya soal advokasi, tapi soal keberpihakan pada keadilan,” ujarnya lagi.

Menurut Lisda dan Endarmy, pencegahan kekerasan terhadap perempuan di Sumbar, tidak bisa dilepaskan dari peran serta semua pihak, baik masyarakat, lembaga hukum, hingga wakil rakyat. Dengan kolaborasi menyeluruh, mereka optimis Sumbar lebih ramah dan aman bagi perempuan. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aprizal Noer
Putri Maharani
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version