Ketua Pengprov Cabor dan KONI Daerah Seruduk Kantor KONI Sumbar, Jangan Tunda Tahapan Penyelenggaraan Musorprov
Padang, AyoSumbar.id – Ketua Pengprov Cabor dan KONI daerah seruduk Kantor KONI Sumbar (Sumatera Barat), Selasa (29/4/2025). Mereka menuntut kejelasan penyelenggaraan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang hingga kini belum kunjung dilaksanakan.
Puluhan pengurus cabang olahraga tingkat provinsi bersama jajaran KONI kabupaten dan kota berkumpul itu di Gedung KONI Sumbar, dalam aksi damai yang mengedepankan desakan agar Musorprov segera digelar pada Mei 2025.
Mereka menilai, KONI Sumbar tak boleh lagi menunda-nunda proses penting ini karena berkaitan langsung dengan masa depan kepemimpinan olahraga di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan peserta aksi juga menyerahkan dokumen resmi berupa pernyataan bersama kepada Ketua KONI Sumbar dan Kadispora Sumbar.
Dokumen itu berisi penegasan perlunya pelaksanaan Musorprov KONI Sumbar secara tepat waktu, sesuai dengan ketentuan dalam AD/ART organisasi.
Menurut para pelaku olahraga, keterlambatan Musorprov KONI Sumbar berisiko memicu stagnasi dalam tubuh organisasi dan berimbas pada ketidakpastian arah pembinaan atlet.
Mereka menilai roda organisasi KONI Sumbar kini berjalan tanpa arah yang jelas, padahal agenda besar seperti Porprov dan persiapan Porwil sudah di depan mata.
Ketua Pengprov salah satu cabor, Tri Putra Junaidi, mengingatkan bahwa Musorprov KONI Sumbar bukan agenda seremonial semata, tetapi amanah organisasi.
“Kami ingin memastikan roda organisasi tetap berjalan. Tanpa Musorprov, tidak ada kepastian program maupun arah pembinaan atlet ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam seluruh tahapan Musorprov. Ketertutupan informasi hanya akan memicu spekulasi dan memperburuk kepercayaan anggota terhadap kepengurusan KONI Sumbar yang akan segera berakhir masa jabatannya.
Lebih lanjut, Tri menilai bahwa keterlambatan ini bisa dikategorikan sebagai pelanggaran AD/ART dan tidak sejalan dengan arahan dari KONI Pusat serta Pemerintah Daerah.
“Ini bukan tentang siapa yang akan jadi ketua, tapi soal komitmen KONI Sumbar menuntaskan amanah organisasi,” ujarnya dengan nada tegas.
Melalui aksi ini, para pengurus cabor dan pimpinan KONI daerah berharap KONI Sumbar segera menunjukkan sikap tegas dan bertanggung jawab.
Mereka tidak ingin terjadi kevakuman kepemimpinan yang dapat menghambat jalannya pembinaan atlet dan pencapaian prestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. (*)
