AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,466 view

Kontribusi PDRB Pertanian Pasaman 46,18 Persen, Bupati Terus Memperkuat

Infografis terkini yang menjelaskan fenomena Kontribusi PDRB Pertanian Pasaman,bantuan alsintan dengan detail.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, didampingi Kadis Pertanian, Heri Prasetyo Wibowo, saat penyaluran bantuan alsintan kepada kelompok tani. (Foto: Diskominfo Pasaman)

Pasaman, AyoSumbar.id – Kontribusi PDRB pertanian Pasaman kembali diperkuat Pemerintah Kabupaten Pasaman. Yakni dengan penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan). Hal ini ditujukan untuk mendukung swasembada pangan nasional dan meningkatkan produktivitas petani.

Pemkab Pasaman menegaskan komitmen tersebut dengan menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani penerima manfaat. Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyerahkan langsung bantuan itu didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Heri Prasetyo Wibowo.

Melalui Dinas Pertanian, Pemkab Pasaman menyalurkan 20 unit mesin pompa air, tiga unit combine harvester, tiga unit traktor roda empat, dua unit rotavator, dan dua unit mesin power thresher. Sebagian alsintan dimanfaatkan untuk mendukung program layanan bajak gratis yang selama ini membantu petani di berbagai wilayah.

Bupati Welly menegaskan sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Ia menyebut 55,5 persen angkatan kerja Pasaman bergerak di sektor pertanian dengan kontribusi PDRB mencapai 46,18 persen sehingga penguatan sektor ini menjadi prioritas pembangunan.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Pasaman termasuk daerah lumbung padi di Sumatera Barat dengan produksi lebih dari 130 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG) dalam dua tahun terakhir. Luas tanam padi di daerah ini mencapai 16.166 hektare.

“Karena itulah, pemerintah daerah terus hadir untuk meringankan beban petani, meningkatkan produktivitas, dan memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga,” ujar Welly, Sabtu (20/12/2025). Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga berdampak langsung pada kontribusi PDRB pertanian Pasaman.

Pemkab Pasaman menjalankan sejumlah program strategis, antara lain layanan bajak gratis, perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi, serta pengendalian alih fungsi lahan melalui percepatan penetapan Peraturan Daerah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). “Hal ini sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegas Welly.

Welly menambahkan, penggunaan alsintan modern ditujukan untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha tani. Langkah tersebut diharapkan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani dan kontribusi PDRB pertanian Pasaman.

Selain alsintan, hasil koordinasi dengan Kementerian Pertanian RI menghasilkan penyaluran 87,5 ton benih padi untuk 3.500 hektare lahan serta 30 ton benih jagung untuk 2.000 hektare lahan pada periode November–Desember.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pasaman Heri Prasetyo Wibowo berharap seluruh bantuan dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan di Pasaman. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Arditono
M. Abdi Lubis
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version