AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
19,740 view

Kopi Rimbo Hulu jadi Unggulan Kabupaten Solok, Dorong Pertanian Terpadu di Paninggahan

Laporan langsung: fakta terbaru dan opini publik tentang Kopi Rimbo Hulu.
Wakil Bupati Solok, Candra, didampingi jajaran Kadis Pertanian Kenedy Hamzah, Sekdis Pertanian Imran Syahrial, menyambangi Jorong Rimbo Hulu, Nagari Paninggahan, kemarin. (Foto: Diskominfo Kabupaten Solok)

Solok, AyoSumbar.id – Kopi Rimbo Hulu kembali mencuri perhatian setelah Pemerintah Kabupaten Solok menetapkannya sebagai salah satu produk unggulan dalam rangka mendukung program One Village One Product (OVOP).

Langkah ini diperkuat dengan kunjungan langsung Wakil Bupati Solok, Candra, yang didampingi jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Solok di Jorong Rimbo Hulu, Nagari Paninggahan, kemarin.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pertanian Kenedy Hamzah, Sekretaris Dinas Imran Syahrial, beserta para kabid dan staf pendukung dari dinas terkait.

Dalam survei lapangan yang berlangsung di kawasan Gagoan tersebut, tim pemerintah meninjau kesiapan Paninggahan mengembangkan sistem Integrated Farming dengan Kopi Rimbo Hulu sebagai komoditas andalan.

Wakil Bupati Solok, Candra, menegaskan bahwa kawasan Rimbo Hulu memiliki kombinasi unggul antara potensi alam dan semangat kolektif masyarakat yang siap menjadikan Kopi Rimbo Hulu sebagai simbol kekuatan ekonomi lokal.

“Kita melihat peluang besar di sini. Apalagi jika dikembangkan dalam skema pertanian terpadu, seperti peternakan sapi yang limbahnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi kopi. Ini bisa menciptakan siklus pertanian yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Pertanian Kenedy Hamzah menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong modernisasi sektor pertanian.

Ia mengajak para pemuda Paninggahan terlibat aktif dalam ekosistem Kopi Rimbo Hulu, mulai dari proses budidaya, pascapanen, hingga pemasaran. “Anak muda punya semangat dan kreativitas. Kita ingin mereka jadi pelopor gerakan kopi lokal,” katanya.

Kenedy juga menyoroti perlunya sinergi antarkelompok tani untuk membentuk wadah produksi kopi yang solid dan berkualitas.

Menurutnya, pendekatan pertanian terpadu akan menghasilkan efisiensi sekaligus nilai tambah, sehingga Kopi Rimbo Hulu bisa bersaing tidak hanya di pasar lokal, tapi juga nasional.

Demi mewujudkan mimpi tersebut, Pemkab Solok memastikan akan memberikan dukungan berkelanjutan, mulai dari pelatihan, bantuan teknis, hingga akses permodalan dan pasar.

“Kopi Rimbo Hulu bukan sekadar komoditas, tapi harapan bersama. Mari kita bangun Paninggahan sebagai kampung kopi terpadu dan berdaya saing,” pungkas Candra dengan optimisme. (*)

Avatar of Aprizal Noer
M Afif Azari
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version