AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
9,681 view

KPPI Padang Pariaman Didorong Perkuat Peran Politik dan Ekonomi

Gambar eksklusif yang memperlihatkan kejadian penting terkait KPPI Padang Pariaman.
Wabup Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, membuka kegiatan Bimtek KPPI Padang Pariaman bertema “Kesetaraan Gender dan Transformasi Politik” di Aula Dinsos P3A Pariaman, Kamis (13/11/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – KPPI Padang Pariaman terus memperkuat komitmen kesetaraan gender melalui kegiatan Bimbingan Teknis bertema “Kesetaraan Gender dan Transformasi Politik” di Aula Dinas Sosial P3A Pariaman, Kamis (13/11/2025). Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Kegiatan KPPI Padang Pariaman ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dan dihadiri oleh Plt Kepala Dinsos P3A bersama jajaran.

Turut hadir Rektor STES Padang Pariaman, Nasfi, Ketua Partai Golkar Padang Pariaman, Asmadi Basir, Ketua KPPI Padang Pariaman beserta anggota, serta perwakilan perempuan dari berbagai partai politik.

Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi atas peran KPPI Padang Pariaman sebagai wadah komunikasi dan koordinasi kader perempuan politik.

Ia menilai, keberadaan KPPI memperkuat representasi perempuan di lembaga legislatif serta memastikan aspirasi perempuan, anak, dan kelompok rentan masuk dalam agenda pembangunan.

Rahmat menegaskan, kepemimpinan kolektif perempuan menjadi kekuatan moral dan politik yang menentukan arah kebijakan menuju keadilan dan kesetaraan. Ia juga mendorong perempuan untuk tampil sebagai pemimpin berkarakter, berintegritas, dan menjadi teladan di masyarakat.

Wabup menyoroti belum adanya anggota DPRD perempuan di Padang Pariaman selama dua periode terakhir, meskipun Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pemilihan Umum telah mengamanatkan 30 persen kuota calon legislatif perempuan di setiap partai.

Karena itu, ia meminta kader KPPI Padang Pariaman meningkatkan kapasitas diri agar siap berkompetisi dalam politik lima tahun mendatang.

“Melalui KPPI Padang Pariaman, ibu-ibu harus percaya diri. Perempuan mampu menjadi bagian penting dari politik dan pembangunan daerah,” tegas Rahmat.

Ia menambahkan, KPPI Padang Pariaman berperan strategis dalam memperkuat demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan melalui advokasi kebijakan publik, pendidikan politik, serta peningkatan kapasitas perempuan.

Pemerintah daerah pun berkomitmen mendorong keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan dan memperjuangkan isu strategis terkait perempuan serta anak di ruang publik.

Rahmat menekankan, momentum kegiatan KPPI Padang Pariaman menjadi pengingat pentingnya membangun demokrasi responsif gender dan kolaboratif untuk mencapai keadilan sosial di daerah.

Sementara itu, Sekretaris Dinsos P3A Suhatman melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri kader perempuan politik.

Ia menambahkan, kegiatan juga memperluas wawasan tentang kepemimpinan dan partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah.

Selain membahas isu politik dan kesetaraan gender, KPPI Padang Pariaman juga mengadakan seminar pemberdayaan ekonomi perempuan bertema “Optimalisasi Media Sosial untuk Perluasan Pasar”. Sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 40 anggota KPPI dan 40 anggota IWAPI.

Suhatman berharap kegiatan ini memberi manfaat praktis bagi peserta, agar siap berperan dalam dunia politik sekaligus mandiri secara ekonomi. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version