AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
27,643 view

Kumpulkan Wali Nagari, Bupati Annisa Minta Komitmen Bersama Bangun Dharmasraya

Visualisasi yang mendukung laporan investigatif mengenai Kumpulkan wali nagari,bupati dharmasraya,Annisa Suci Ramadhani,Ketua Asosiasi Wali Nagari Dharmasraya,wali nagari se-Dharmasraya.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, berdiskusi dengan wali nagari se-Dharmasraya di rumah dinasnya pada Minggu siang (27/4/2025) lalu. (Foto: Diskominfo Dharmasraya)

Dharmasraya, AyoSumbar.id – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, kumpulkan wali nagari se-Dharmasraya di rumah dinasnya pada Minggu siang (27/4/2025) lalu. Mereka melakukan dialog terbuka terkait pembangunan daerah tersebut.

Selesai menyantap makan siang, Annisa memilih duduk bersila membentuk lingkaran bersama para wali nagari se-Dharmasraya. Tanpa protokoler yang kaku, mereka terlibat obrolan ringan yang diselingi canda tawa.

Formasi duduk melingkar mencerminkan filosofi kepemimpinan yang inklusif—duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Annisa ingin memperkuat sinergi sejajar, seiring sejalan membangun Dharmasraya dari nagari ke nagari.

Pertemuan informal itu berubah menjadi forum serius tanpa kehilangan kehangatan. Diskusi menyentuh beragam persoalan strategis, mulai dari pengembangan program One Village One Product (OVOP), pemetaan potensi lokal, hingga persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

“Saya sudah berjanji akan ada pertemuan lanjutan. Kalau ditunda-tunda terus, rasa sayang bisa berubah jadi kecewa,” seloroh Annisa yang disambut gelak tawa para wali nagari, menambah kehangatan pertemuan siang itu.

Didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan, Yefrinaldi, pertemuan juga dihadiri sejumlah kepala dinas seperti Ramilus (Pangan dan Perikanan), Darisman (Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra), Rovanly Abdams (Kominfo), Hasto Kuncoro (PMD), N Ronnie Puska (Kumperda), serta Frinaldi dari Bapperida.

Dari 52 wali nagari di Dharmasraya, sebanyak 48 hadir langsung. Diskusi berlangsung dinamis dua arah, mencerminkan semangat kolaboratif. Beberapa nagari mengusulkan produk unggulan berbasis tematik, dengan fokus kuat pada ketahanan pangan—sejalan dengan visi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Annisa menyambut baik antusiasme tersebut namun mengingatkan bahwa antusiasme perlu ditopang oleh kajian dan perencanaan matang. Ia menekankan pentingnya proses bisnis yang jelas agar setiap produk nagari memberi manfaat nyata, bukan hanya simbol semangat belaka.

“Semangat itu penting, tapi perencanaan jauh lebih penting. Kita tidak ingin program ini gagal hanya karena tidak disiapkan dengan benar,” ujarnya tegas.

Soal infrastruktur juga mencuat dalam diskusi. Annisa menjelaskan bahwa proyek berskala besar seperti jalan dan jembatan akan diupayakan melalui APBD provinsi maupun APBN.

Sementara itu, perbaikan jalan lingkungan tetap menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah nagari dan masyarakat, termasuk menggandeng pelaku usaha yang turut memanfaatkan akses jalan.

“Kita sadar anggaran terbatas, tapi kita tak boleh berhenti. Semua daya sudah kita kerahkan, tinggal lagi kita berdoa dan terus bergerak bersama,” ucapnya penuh harap.

Dalam suasana penuh semangat itu, Annisa turut menyinggung aspirasi masyarakat terkait pembukaan akses jalan menuju Asam Jujuhan. Ia berharap pembangunan itu bisa masuk dalam program strategis nasional melalui Instruksi Presiden.

Ketua Asosiasi Wali Nagari Dharmasraya, Julisman, menyatakan komitmen penuh mendukung visi-misi kepala daerah. Menurutnya, sinergi ini adalah kunci mewujudkan Dharmasraya yang lebih baik.

“Kami para wali nagari siap berjalan seiring dengan bupati. Kami percaya, kebersamaan ini akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” tegas Julisman.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran empat wali nagari yang berhalangan karena keperluan mendesak yang tak bisa ditinggalkan.

Pertemuan sederhana itu ditutup dengan semangat baru—tekad kolektif untuk membangun Dharmasraya dari akar nagari, melalui kolaborasi nyata, bukan sekadar retorika. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Putri Maharani
Aprizal Noer
Penulis
Putri Maharani
Editor
Exit mobile version