AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,618 view

Mahyeldi: Pacu Kudo jadi Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Daerah

Gambar yang merepresentasikan Pacu Kudo dari sudut pandang yang berbeda.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, tampak sangat terhibur menyaksikan salah satu race pada Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 di Paguah, Duku Banyak. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Event Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 dinilai memiliki dampak strategis dalam mendorong sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyebut kegiatan ini mampu menarik kunjungan perantau serta wisatawan yang berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang menghadapi tantangan akibat pemotongan transfer ke daerah (TKD), event seperti Pacu Kudo dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi alternatif berbasis budaya dan olahraga. Ramainya pengunjung memberikan efek berantai bagi berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan kecil hingga jasa.

“Olahraga memang bagian yang mendukung pariwisata. Pada akhirnya, ini akan berefek ke perekonomian. Insya Allah dengan banyaknya kegiatan akan meningkatkan ekonomi dan pariwisata di Sumbar,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran perantau dalam mendukung perputaran ekonomi daerah. Kehadiran mereka tidak hanya membawa nostalgia, tetapi juga kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat.

“Perantau pulang, pitih pulang pula. Makanya, dukungan perantau selalu dibutuhkan,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga melihat adanya peluang investasi yang mulai tumbuh seiring meningkatnya daya tarik daerah, termasuk rencana pembangunan hotel. Hal ini diharapkan dapat semakin memperkuat sektor pariwisata ke depan.

Di sisi lain, Pacu Kudo juga memiliki nilai penting dalam pelestarian budaya sekaligus pengembangan kualitas kuda pacu dan atlet. Mahyeldi menegaskan bahwa dukungan berbagai pihak, termasuk perantau, sangat dibutuhkan untuk menghadirkan bibit unggul dan meningkatkan prestasi hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

“Pacu kudo harus kita ramaikan dan dukung, sebab ini sudah menjadi budaya kita sejak dulu. Kita juga butuh dukungan perantau untuk mendapatkan indukan kuda terbaik agar menghasilkan kuda-kuda berkualitas ke depannya,” tegasnya. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of TimAS
Putri Maharani
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version