AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
3,850 view

Menko AHY Dorong Kementerian PU Segera Realisasikan Program ICP di Bukittinggi

Ilustrasi mendalam tentang dampak Menko ahy,kementerian pu dalam masyarakat.
Menko AHY dan Wako Ramlan Nurmatias bahas Program ICP. (Foto: Humas Pemko Bukittinggi)

Jakarta, AyoSumbar.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kominfra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menindaklanjuti dan merealisasikan program Integrated City Planning (ICP) di Kota Bukittinggi.

Dorongan tersebut menjadi salah satu poin utama dalam pertemuan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dengan Menko AHY di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Bukittinggi sebelumnya ditetapkan sebagai satu dari 10 kota percontohan nasional dalam program National Urban Development Project (NUDP) tahun 2025. Program ini bertujuan mewujudkan pengembangan perkotaan yang terintegrasi, sejahtera, dan berkelanjutan melalui perencanaan bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

Salah satu fokus utama NUDP adalah penyusunan rencana induk pembangunan kota atau Integrated City Planning (ICP) yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur serta tata kelola perkotaan berkelanjutan.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan kebanggaannya karena Bukittinggi masuk dalam daftar kota prioritas nasional program ICP. Ia menegaskan, posisi Bukittinggi sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) sesuai PP Nomor 13 Tahun 2017 tentang RTRW Nasional menjadi nilai strategis dalam pengembangan kawasan.

“Menjadi salah satu dari 10 kota prioritas ICP tentu membanggakan. Ini kesempatan yang harus dimaksimalkan, karena Bukittinggi memiliki keunggulan di sektor pariwisata dan pelestarian warisan budaya,” ujar Ramlan.

Ia menjelaskan, rencana pembangunan nantinya akan menyasar sejumlah kawasan strategis, seperti Jam Gadang, Pasar Atas dan Pasar Bawah, Jalan Sudirman, Lapangan Wirabraja, serta beberapa titik penting lainnya yang berkaitan dengan pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pada 2025, tahapan perencanaan berupa Rencana Pengembangan Kawasan Prioritas telah diselesaikan oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PU. Kawasan Pasar Simpang Aur dan Koridor Jalan Sudirman ditetapkan sebagai kawasan percontohan dengan konsep koridor ekonomi kreatif berbasis warisan budaya yang mendukung seni, kuliner, dan aktivitas ritel.

“Ini peluang besar untuk mempercantik wajah kota dan meningkatkan kunjungan wisata. Dampaknya tentu akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Ramlan.

Ia menambahkan, meski pembangunan terintegrasi tersebut membutuhkan anggaran besar, pendanaannya akan didukung oleh pemerintah pusat bekerja sama dengan Bank Dunia. Dalam proyek NUDP ini, BPIW Kementerian PU bertindak sebagai Executing Agency.

“Untuk implementasi rencana pengembangan kawasan tersebut, kami menemui Menko AHY. Sesuai arahan beliau, akan segera dilaksanakan rapat koordinasi dengan Kementerian PU agar program ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat,” pungkas Ramlan.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Bukittinggi turut didampingi Kepala Bappelitbangda Ade Mulyani dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rahmat AE.

Avatar of A. St. Mangkuto
Avatar of A. St. Mangkuto
Avatar of A. St. Mangkuto
A. St. Mangkuto
Penulis
A. St. Mangkuto
Editor
Avatar of A. St. Mangkuto
A. St. Mangkuto
Reporter
Exit mobile version