AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
11,676 view

Orientasi MOOC PPPK Bukittinggi 2025, Langkah Awal Penguatan Pelayanan

Berita dunia: bagaimana Orientasi MOOC PPPK Bukittinggi 2025,orientasi PPPK mempengaruhi dinamika global?
Waki Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengalungkan kokarde ke peserta Orientasi MOOC PPPK Bukittinggi 2025 di Rumah Dinas Kota Bukittinggi, Rabu (20/8/2025). (Foto: Diskominfo Bukittinggi)

Bukittinggi, AyoSumbar.id – Orientasi MOOC PPPK Bukittinggi 2025 digelar di Rumah Dinas Kota Bukittinggi, Rabu (20/8/2025), sebagai momentum awal pembekalan bagi para pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi titik tolak bagi PPPK untuk memahami peran, tanggung jawab, dan kontribusinya dalam memperkuat pembangunan serta pelayanan masyarakat di Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membuka kegiatan ini dengan menyampaikan bahwa orientasi PPPK merupakan kebijakan pemerintah pusat, yang didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Menurutnya, meskipun status PPPK berbeda dari ASN PNS, esensi pekerjaan dan tanggung jawab tetap sama: melaksanakan tugas sesuai keahlian dan peraturan yang berlaku.

“Yang terpenting, setiap pegawai harus bertanggung jawab, bekerja disiplin, dan melaksanakan tugas sesuai aturan. Disiplin bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk dinas dan lingkungan kerja,” tegas Ramlan, menekankan pentingnya profesionalisme.

Ia juga mengingatkan PPPK tentang peran mereka sebagai sumber informasi yang benar bagi masyarakat, sekaligus menjadi penyeimbang dalam meluruskan isu-isu yang tidak tepat. “Kita mengabdi kepada negara, maka seharusnya bekerja sesuai aturan agar jasa kita bermanfaat bagi semua orang,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menegaskan perlunya sinergi dan dedikasi tinggi dalam melaksanakan setiap tugas di masing-masing SKPD. Menurutnya, setiap instansi harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik.

“Kita harus membangun kolaborasi, saling mendukung, dan bekerja dengan totalitas. Jangan setengah-setengah, berikan kemampuan sepenuhnya untuk kemajuan instansi dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wawako.

Ia menambahkan, PPPK merupakan motor penggerak dalam merancang kebijakan yang inovatif dan bermanfaat. Orientasi PPPK ini diharapkan menjadi awal perjalanan karir yang produktif dalam dunia kepegawaian.

Sekretaris Daerah Bukittinggi, Rismal Hadi, menekankan pentingnya kinerja aparatur yang jelas, terukur, dan tepat waktu. Ia mengingatkan, setiap kendala atau persoalan di SKPD harus segera dilaporkan agar bisa dicari solusinya.

“Tolak ukur sekecil apapun peran kita di SKPD, harus tetap memberikan hasil yang baik,” ujarnya. Sekda juga menekankan pentingnya sikap atau attitude sebagai aparatur negara. Disiplin, jujur, inovatif, dan kreatif harus selalu dikedepankan dalam setiap pekerjaan.

Seluruh narasumber sepakat bahwa orientasi PPPK ini bukan hanya kegiatan administratif, melainkan langkah strategis untuk menanamkan dedikasi, profesionalitas, dan semangat inovatif di kalangan PPPK. Dengan penerapan disiplin, kejujuran, inovasi, dan kreativitas dari masing-masing pegawai, Bukittinggi diharapkan semakin maju sebagai kota yang sehat, nyaman, dan sejahtera.

Orientasi MOOC PPPK Bukittinggi 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pengembangan kompetensi aparatur yang profesional dan inovatif. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version