Pacu Kuda Bupati Padang Pariaman Cup 2025 Sengit, Penonton Bergemuruh
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Pacu Kuda Bupati Padang Pariaman Cup 2025 sukses digelar kembali setelah hampir satu dekade vakum, menarik animo ribuan masyarakat yang membanjiri gelanggang pacu kuda di Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu (5-6/4/2025).
Gelaran ini menjadi momentum emosional bagi warga yang telah lama menantikan kebangkitan kembali tradisi balapan kuda, warisan budaya yang lekat dengan identitas Sumatera Barat. Total lebih dari 20 ribu pengunjung dari berbagai wilayah turut menyemarakkan acara yang berlangsung selama dua hari ini, dengan 11 race digelar pada hari pertama dan 13 race di hari kedua.
Tak hanya menjadi ajang hiburan, event ini juga menghadirkan suasana kebanggaan kolektif, dibuktikan dengan kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, anggota DPR RI Arisal Azis, Kapolda Sumbar, Danrem 032 Wirabraja, Danlanud Padang, serta para bupati dan wali kota se-Sumbar.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengaku kagum atas semangat masyarakat yang tetap tinggi terhadap olahraga berkuda. Ia menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk mengembangkan arena pacuan berkelas dunia.
“Gelanggang pacu kuda di Sumatera Barat ini luar biasa potensinya. Kita akan dorong standarisasi setiap gelanggang agar bisa masuk dalam kalender event nasional bahkan internasional,” ungkap Mahyeldi.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, tak menyembunyikan rasa bahagianya karena ajang ini kembali menggeliat di daerah yang ia pimpin. Ia menegaskan bahwa pacuan kuda bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari strategi besar membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
“Ini bukan hanya tentang kuda berlari, tapi tentang budaya yang hidup dan ekonomi yang bergerak. Semangat masyarakat sangat luar biasa. Ini jadi energi besar untuk kami,” ucapnya.
Menanggapi gagasan gubernur soal internasionalisasi gelanggang pacu, Bupati John Kenedy menyatakan kesiapan penuh.
“Tantangan dari Pak Gubernur kito sambut. Gelanggang pacu kuda di Nagari Balah Aie ini akan kita kembangkan bertaraf internasional,” katanya disambut tepuk tangan meriah.
Tokoh masyarakat setempat, Joni Priadi, yang mewakili unsur niniak mamak Nagari Balah Aie, menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan pacuan kuda ini.
“Kami dari niniak mamak akan selalu mendukung setiap langkah pemerintah dalam memajukan tradisi dan budaya di nagari kami,” tegasnya.
Ketua Panitia, Muhammad Fadhly, mengungkapkan bahwa event ini digelar berkat dorongan kuat dari Bupati Padang Pariaman, yang berkeinginan membangkitkan kembali semangat pacuan kuda di tengah masyarakat. Tidak hanya lomba, pengunjung juga disuguhi ragam hiburan seni, pertunjukan budaya, bazar UMKM, hingga aksi komunitas fotografi.
Puncak pembukaan ditandai dengan penyerahan pataka pacuan dari niniak mamak kepada bupati, yang selanjutnya diserahkan ke Pengprov Pordasi Sumbar dan Komisi Pacuan Dewan Steward. Acara kian meriah dengan pertunjukan Horseback Archery, yang menampilkan atlet panahan berkuda dari Padang Pariaman.
Dengan antusiasme luar biasa dan penyelenggaraan yang sukses, Pacu Kuda Bupati Padang Pariaman Cup 2025 diyakini akan kembali menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya, sekaligus membuka peluang besar dalam pengembangan sektor wisata dan ekonomi daerah. (*)
- Ikuti update berita kami di Google Berita.
