AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
3,724 view

PDI-Perjuangan Masak 2.200 Paket Rendang per Hari untuk Penyintas Bencana Agam

Berita dalam gambar: situasi terbaru yang berkaitan dengan Paket rendang,bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam,Muhammadiyah Disaster Management Center.
Relawan PDI-P saat memasak rendang di dapur umum Bayua, Tanjung Raya, Agam, untuk didistribusikan bagi korban terdampak bencana di kabupaten itu, Rabu (31/12/2025). (Foto: St. Batuah/TimAS)

Agam, AyoSumbar.id — PDI-Perjuangan menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memasak rendang secara massal untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam. Melalui program Merandang Massal, sebanyak 2.200 paket rendang diproduksi setiap hari, dengan target 10 ribu paket untuk disalurkan kepada para penyintas.

Kegiatan memasak rendang dimulai Rabu (31/12/2025) dan dipusatkan di dapur umum yang berlokasi di Sungai Batang dan Bayua, Kecamatan Tanjung Raya. Rendang siap saji tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak bencana, seperti Tanjung Raya, Palembayan, Palupuah, hingga Malalak.

Bendahara DPD PDI-Perjuangan Sumatera Barat, Yogi Yolanda, mengatakan dapur umum sebenarnya telah beroperasi sejak H+4 pascabencana. Namun, produksi rendang dipilih karena lebih tahan lama dan mudah dibagikan kepada masyarakat.

“Mulai hari ini kami siapkan paket rendang agar warga mendapatkan makanan siap saji yang lebih tahan dan praktis, terutama untuk daerah yang sulit dijangkau,” ujar Yogi, Rabu (31/12).

Selain dapur umum, PDI-Perjuangan juga membuka posko distribusi sembako di Kecamatan Malalak untuk mempercepat penyaluran bantuan. Dalam penanganan logistik, PDI-Perjuangan turut bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) guna menjangkau wilayah Palembayan yang mengalami kerusakan infrastruktur parah.

Untuk mendukung penanganan darurat, PDI-Perjuangan mengerahkan tiga unit alat berat. Satu unit masih beroperasi di kawasan Maninjau untuk membuka akses dan membersihkan material banjir, sementara dua unit lainnya dialihkan ke Kota Padang yang juga terdampak bencana.

“Sejak awal kejadian, kami langsung menyalurkan bantuan. Ini bukan respons sesaat, melainkan komitmen kemanusiaan,” tegas Yogi.

Hingga saat ini, total bantuan PDI-Perjuangan untuk Kabupaten Agam meliputi 9 ton beras, paket sembako, serta 2.000 potong pakaian baru termasuk selimut. Berbagai perlengkapan pendukung juga disalurkan, seperti kompor besar, kuali, toren air, genset, dan lampu LED untuk dapur umum dan posko pengungsian.

Di bidang kesehatan, PDI-Perjuangan kembali menurunkan empat tim medis ke Kabupaten Agam. Secara keseluruhan, 10 tim medis diterjunkan di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat, lengkap dengan obat-obatan dan peralatan medis.

Bantuan lainnya mencakup air bersih, perlengkapan bayi, kebutuhan ibu hamil, lansia, serta kelompok rentan.

“Kami memastikan bantuan tidak hanya berhenti pada logistik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar dan layanan kesehatan masyarakat terdampak,” pungkas Yogi Yolanda. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Arditono
St Batuah
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version