AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,723 view

Pelantikan Pejabat Padang Pariaman, JKA Tekankan Kerja Nyata

Dokumentasi visual dari perkembangan isu Pelantikan pejabat Padang Pariaman.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis melantik pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (19/8/2026). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Pelantikan pejabat Padang Pariaman digelar Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (19/8/2026). Sebanyak 41 pejabat dari berbagai jabatan dilantik dan diambil sumpah/janjinya untuk menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Rinciannya terdiri dari 5 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 26 kepala SD, 6 kepala SMP, 1 kepala TK, serta 3 pejabat fungsional.

Lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Zahirman, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Khairul Nizam sebagai Kepala Dinas Dukcapil, Indra Utama sebagai Kepala BKPSDM, Maizar sebagai Staf Ahli Bupati, serta Alfian sebagai Kepala Dinas Perikanan.

Pelantikan itu dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah yang baru dilantik, Staf Ahli, Asisten, kepala perangkat daerah, Ketua DWP, para camat, Direktur PDAM dan RSUD Padang Pariaman serta undangan lainnya.

Bupati John Kenedy Azis atau JKA mengingatkan seluruh pejabat Padang Pariaman yang menerima amanah agar tidak memandang jabatan hanya sebagai kedudukan. Menurutnya, jabatan harus dibuktikan melalui pengabdian, integritas dan kinerja yang memberikan hasil bagi masyarakat.

“Jabatan ini bukan sekadar kegiatan administratif atau seremonial. Di balik jabatan yang diberikan terdapat kepercayaan, tanggung jawab, harapan dan amanah yang besar,” tegasnya.

JKA secara khusus meminta kepala sekolah menjalankan peran sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus teladan bagi guru, siswa dan masyarakat. Ia berharap pendidikan di Padang Pariaman tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga memperkuat karakter, akhlak, disiplin, sopan santun, gotong royong dan kepedulian sosial.

“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang hadir. Hadir untuk guru, hadir untuk siswa, hadir untuk orang tua dan hadir untuk masyarakat. Jangan hanya berada di belakang meja, tetapi turun melihat langsung persoalan dan mencari solusinya,” ujar JKA.

Ia juga mengingatkan kepala sekolah agar menciptakan lingkungan pendidikan yang disiplin, inovatif dan ramah anak. Sekolah, kata dia, harus bebas dari kekerasan serta perundungan dan terus diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

“Kepada kepala sekolah, saya titipkan anak-anak Padang Pariaman. Didik mereka dengan ilmu dan keteladanan,” katanya.

Bagi pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, JKA menekankan peran mereka sebagai penggerak pembangunan dan birokrasi di perangkat daerah masing-masing. Para kepala perangkat daerah diminta menerjemahkan visi dan misi kepala daerah menjadi program konkret dengan target yang jelas, terukur, cepat, responsif dan berorientasi hasil.

“Bekerjalah dengan target dan hasil yang jelas. Masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang hanya sibuk dengan aktivitas, tetapi membutuhkan hasil dan perubahan yang nyata,” tegas JKA.

Sementara itu, tiga pejabat fungsional diminta terus meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan profesionalitas sesuai bidang keahliannya. JKA menegaskan terdapat tiga prinsip yang harus menjadi pegangan seluruh aparatur, yakni integritas, profesionalitas dan loyalitas terhadap kepentingan masyarakat serta daerah.

Penguatan kerja sama antarperangkat daerah juga menjadi perhatian Bupati. Ia menilai persoalan masyarakat tidak dibatasi oleh kewenangan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kita harus bergerak sebagai satu kesatuan, satu tim, dengan tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Padang Pariaman yang maju, sejahtera dan bermartabat,” katanya.

Enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Segera Diproses

Selain melantik pejabat, JKA mengungkapkan masih ada enam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama pada enam perangkat daerah yang akan segera diisi.

Jabatan Inspektur akan diisi melalui mekanisme job fit. Lima posisi lainnya diproses melalui seleksi terbuka atau lelang jabatan, masing-masing untuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Disdagnaker Kop UKM, Dinas Sosial P3A, Dinas Kominfo, serta Asisten Daerah II.

JKA membuka kesempatan bagi aparatur yang memiliki kompetensi, pengalaman dan kemampuan untuk mengikuti proses tersebut.

“Saya membutuhkan saudara-saudara yang kompeten di bidangnya untuk mengisi jabatan tersebut. Saya tantang saudara-saudara yang merasa memiliki kompetensi, pengalaman dan kemampuan untuk ikut dalam proses seleksi,” tegas JKA.

Ia menegaskan proses pengisian jabatan harus menghasilkan pejabat yang mampu bekerja, memahami persoalan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Jangan melihat jabatan sebagai kedudukan, tetapi sebagai ladang pengabdian. Jabatan ada waktunya, tetapi kebaikan dan hasil pengabdian akan selalu dikenang masyarakat,” pungkasnya. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aris Prima Gunawan
Putri Maharani
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version