AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,471 view

Pembangunan Emergency Escape Ramp Panyalaian dan Flyover Padang Lua Didukung Danantara

Cuplikan momen kritis dalam perkembangan berita tentang Pembangunan emergency escape ramp,Flyover Padang Lua.
Gubernur Mahyeldi Ansharullah mendampingi Dony Oskaria dan Andre Rosiade meninjau lokasi pembangunan emergency escape ramp di Panyalaian, Tanah Datar. (Foto: Biro Adpim Setdakprov Sumbar)

Tanah Datar, AyoSumbar.id – Pembangunan emergency escape ramp di ruas Jalan Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, mendapat dukungan Danantara dalam kunjungan kerja ke Sumatera Barat, Kamis (19/2/2026). Proyek ini menjadi bagian dari rangkaian peninjauan infrastruktur strategis yang dilakukan di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendampingi Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan. Beberapa proyek tersebut memerlukan dukungan Danantara, khususnya dalam pemanfaatan lahan milik BUMN, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Di ruas Jalan Panyalaian, rombongan meninjau lokasi turunan curam yang akan dibangun jalur pemberhentian darurat atau emergency escape ramp. Fasilitas ini dirancang untuk mengantisipasi kendaraan yang mengalami hilang kendali atau rem blong dan akan berdiri di atas lahan milik PT KAI.

Rombongan juga meninjau rencana pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Danantara membiayai penuh pembangunan huntara tersebut sebagai dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat terdampak bencana di Sumbar.

Kunjungan dilanjutkan ke Pasar Padang Lua, Kabupaten Agam. Di lokasi ini direncanakan pembangunan flyover di atas lahan PT KAI untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi, terutama saat jam sibuk dan musim libur.

Dony Oskaria, yang juga menjabat Kepala Badan Pengelola BUMN, menyatakan pihaknya mendukung pembangunan emergency escape ramp Panyalaian dan Flyover Padang Lua. Menurutnya, kedua proyek tersebut memberi dampak ekonomi yang besar karena memperlancar mobilitas orang dan distribusi barang di jalur strategis Padang–Bukittinggi.

“Danantara mendukung rencana proyek ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan dunia usaha. Infrastruktur yang baik akan menurunkan biaya logistik, meningkatkan konektivitas kawasan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dony di Pasar Padang Lua.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, memastikan kesiapan perusahaan dalam menyesuaikan desain konstruksi dengan kebutuhan operasional perkeretaapian. Ia menegaskan penempatan pilar flyover akan diatur agar tidak mengganggu jalur kereta api.

“Kita sesuaikan desainnya. Pilar akan ditempatkan sejajar dengan jalan sehingga tetap aman bagi operasional kereta api,” jelasnya.

Gubernur Mahyeldi menyebut pemanfaatan lahan PT KAI untuk pembangunan emergency escape ramp dan flyover menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan lembaga investasi. Ia berharap koordinasi lintas sektor segera rampung agar proyek dapat memasuki tahap konstruksi.

“Semoga koordinasi lintas sektor ini segera tuntas, sehingga dalam waktu dekat proyek dapat masuk ke tahap konstruksi,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Andre Rosiade menekankan bahwa pembangunan Flyover Padang Lua merupakan kebutuhan mendesak demi keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi. Ia meminta perencanaan dilakukan secara matang, termasuk pengaturan pada lahan KAI.

“Yang pasti jangan sampai ada korban lagi. Desainnya harus matang, termasuk pengaturan di lahan KAI, agar solusi ini benar-benar menyelesaikan persoalan,” tegas Andre.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Bupati Agam, Benny Warlis, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Elsa Friandi. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of TimAS
Aprizal Noer
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version