Pembangunan Irigasi Tersier di Pariaman Diajukan untuk 5 Titik Lahan Pertanian
Pariaman, AyoSumbar.id – Pembangunan irigasi tersier di Pariaman tengah diajukan Pemerintah Kota Pariaman untuk lima titik lahan pertanian di Kecamatan Pariaman Utara. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan pengusulan tersebut selaras dengan kebijakan nasional penguatan sektor pertanian. “Kami mengajukan bantuan irigasi tersier di lima titik, salah satunya di Desa Naras. Dengan dukungan infrastruktur memadai, petani lebih tenang merencanakan tanam dan panen,” ujarnya dikutip Selasa (16/9/2025).
Ia menjelaskan, irigasi tersier di Pariaman berperan penting dalam memastikan pasokan air untuk persawahan, terutama saat kemarau. Sistem ini memudahkan petani mengatur pola tanam dan menjaga keberlanjutan produksi.
Pemko Pariaman juga menargetkan perbaikan jaringan air dan penguatan manajemen pengelolaan irigasi di tingkat kelompok tani. “Kami siap berkolaborasi dengan petani agar fasilitas dimanfaatkan maksimal,” kata Yota.
Yota menambahkan, pengajuan bantuan kementerian menunjukkan keseriusan Pemko Pariaman mendukung asta cita Prabowo-Gibran dan dasa cita Balad-Mulyadi tentang ketahanan pangan. “Kami konsen terhadap program ini karena sejalan dengan upaya pemerintah pusat mewujudkan kemandirian pangan,” tegasnya.
Selain Desa Naras, irigasi tersier di Pariaman juga akan dibangun di sentra produksi padi lainnya di Pariaman Utara. Yota berharap, seluruh titik yang diajukan disetujui agar cakupan layanan irigasi meluas dan memberi manfaat langsung bagi ratusan petani.
Pemerintah Kota memastikan survei dan kajian teknis berjalan sesuai prosedur. Hasil kajian akan menjadi dasar perencanaan detail sebelum pekerjaan fisik dimulai. “Kami ingin memastikan kualitas dan manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Yota menyebut pengembangan infrastruktur pertanian berpotensi mendongkrak hasil panen dan memperkuat ekonomi desa. “Dengan irigasi baik, produktivitas naik dan distribusi air ke sawah lebih merata. Ini bukan hanya soal pertanian, tetapi juga keberlanjutan hidup masyarakat yang bergantung pada sektor ini,” pungkasnya. (*)
