AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
15,946 view

Pemkab Agam Canangkan Program Sawah Pokok Murah di Tilatang Kamang

Potret kontroversi terbaru yang melibatkan Sarasah Batang Sitalang.
Sarasah Batang Sitalang di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. (Foto: Pemkab Agam)

Agam, AyoSumbar.id – Program sawah pokok murah resmi dicanangkan Pemerintah Kabupaten Agam di Jorong Gantiang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, pada Jumat (25/4/2025).

Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan produksi padi, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus mendorong kemandirian agribisnis di tingkat nagari.

Bupati Agam, Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, menegaskan bahwa melalui penerapan program sawah pokok murah, produksi padi di wilayah Agam diharapkan naik hingga 30 persen.

Ia mengungkapkan bahwa beras Agam memiliki kualitas istimewa, melebihi standar beras premium, sehingga bernilai jual tinggi di pasaran.

“Usaha tani berbasis sawah pokok murah ini sudah kita matangkan. Konsultasi dengan BPKP, Dirjen Perbendaharaan, hingga Kementerian Desa sudah dilakukan, sehingga program berjalan sesuai jalur,” kata Benni Warlis saat meresmikan program tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap program unggulan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam memperkuat ketahanan pangan dan sektor pertanian lokal.

“Pengelolaan pertanian yang optimal berkontribusi besar terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Nilai Tukar Petani (NTP), serta memperkecil ketimpangan pendapatan melalui Gini Rasio,” ujar Mahyeldi.

Dalam arahannya, Gubernur juga meminta Dinas Pertanian di semua tingkatan untuk mengutamakan nagari pelaksana program sawah pokok murah dalam program optimasi lahan dan perbaikan irigasi tersier, seperti Banda Caciang.

Momentum peresmian ini turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Agam dengan Yayasan Dangau Inspirasi Riset dan Pengembangan Pedesaan (YDIRPP).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Benni Warlis dan Ketua YDIRPP, Endry Martius, menegaskan komitmen bersama dalam inovasi pertanian berkelanjutan.

Djoni, sebagai penggagas konsep program sawah pokok murah, menjelaskan bahwa prinsip utamanya adalah efisiensi biaya produksi serta kemudahan teknis di lapangan.

Dengan peningkatan hasil panen, petani diharapkan lebih sejahtera tanpa harus bergantung pada tengkulak, alat berat, atau penggunaan bahan kimia berlebih.

Sebagai wujud dukungan konkret, YDIRPP menyerahkan sebanyak 85 buku pedoman sawah pokok murah kepada Bupati Agam, yang akan menjadi referensi penting bagi para penyuluh pertanian di berbagai nagari.

Acara ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari.

Selain itu, juga dukungan penuh dari OPD terkait, Forkopimda, DPRD Agam, niniak mamak, bundo kanduang, mahasiswa Universitas Perintis, dan masyarakat Nagari Koto Tangah. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Putri Maharani
St Batuah
Penulis
Putri Maharani
Editor
Exit mobile version