AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,165 view

Pemko Payakumbuh Gandeng IDI Riau Bakti Kemanusiaan di Agam, Terjunkan 44 Dokter

Infografis terkini yang menjelaskan fenomena IDI Riau,pemulihan kesehatan masyarakat Kabupaten Agam dengan detail.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama Bupati Agam, Benny Warlis, dan Tim IDI Riau yang menerjunkan setidaknya 44 dokter untuk pelayanan kesehatan di Kabupaten Agam. (Foto: Diskominfo Payakumbuh)

Agam, AyoSumbar.id – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama IDI Riau menggelar bakti kemanusiaan berupa pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Agam.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menginisiasi kegiatan kemanusiaan tersebut bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau dengan menurunkan puluhan tenaga medis ke lokasi terdampak. Para dokter memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga di pengungsian dan kawasan yang terdampak bencana.

Sebanyak 44 dokter dijadwalkan bertugas selama dua hari untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis. Kegiatan ini dipusatkan di sejumlah titik, termasuk Rumah Singgah Bupati Agam di Blakang Balok, Bukittinggi, Minggu (28/12/2025).

“Bakti kemanusiaan ini kami laksanakan sesuai dengan profesi kami sebagai dokter. Kami ingin hadir langsung untuk membantu masyarakat Agam yang sedang mengalami musibah,” kata Zulmaeta saat penyerahan bantuan.

Zulmaeta mengingatkan seluruh relawan agar tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas karena kondisi lapangan belum sepenuhnya aman. Ia menegaskan niat membantu harus disertai kehati-hatian.

“Kita datang untuk membantu. Karena itu, keselamatan relawan juga harus menjadi perhatian. Jangan sampai niat menolong justru membuat kita berada dalam kondisi berbahaya,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh relawan diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut. “Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan dan pahala oleh Allah SWT,” kata Zulmaeta.

Sementara itu, Bupati Agam Benny Warlis menjelaskan bahwa daerahnya masih berada dalam tahap pemulihan pascabencana. Ia menyebut Kabupaten Agam sebagai wilayah dengan dampak terparah di Sumatera Barat.

“Korban jiwa yang teridentifikasi mencapai 163 orang, sebanyak 27 orang belum teridentifikasi, dan 28 orang masih dinyatakan belum ditemukan,” ujar Benny.

Menurutnya, duka paling besar dirasakan warga Kecamatan Palembayan, terutama di Nagari Salareh Aia yang mencatat jumlah korban terbanyak. Selain korban jiwa, bencana juga menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum.

Benny menyebut nilai kerugian akibat bencana tersebut diperkirakan melampaui Rp2 triliun. Pemerintah Kabupaten Agam saat ini masih memfokuskan penanganan korban, termasuk penyediaan hunian sementara.

“Untuk kebutuhan pangan, alhamdulillah relatif cukup. Namun, hingga saat ini kami masih menghadapi kendala ketersediaan air bersih bagi warga terdampak,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh yang sejak awal bencana telah memberikan bantuan nyata. “Sejak hari-hari pertama bencana, bantuan dari Payakumbuh sangat kami rasakan. Mulai dari sembako, dapur umum, tim media, hingga relawan,” ujarnya.

Ketua IDI Riau, dr. Marhan Effendi, menegaskan kehadiran para dokter tidak hanya bertujuan memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat mental masyarakat terdampak.

“Kami hadir di sini, Insya Allah, untuk membantu meringankan beban sekaligus mengembalikan kepercayaan diri masyarakat yang terdampak bencana,” kata Marhan.

Ia berharap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh IDI Riau dapat membantu masyarakat Kabupaten Agam melewati masa pemulihan pascabencana. “Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa sedikit membantu pemulihan kesehatan masyarakat Kabupaten Agam,” pungkasnya.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, Asisten III Ifon Satria Chan, sejumlah kepala OPD, serta relawan dari IDI Riau. (*)

Avatar of Arditono
M Afif Azari
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version