AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
679 view

Peran Ibu dalam Keluarga, Menurut Muhajir Kunci Ayah Tetap Hadir di Hati Anaknya

Ilustrasi visual yang menampilkan konteks Peran ibu dalam keluarga secara jelas.
Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, menyampaikan materi tentang peran ibu dalam keluarga dalam kegiatan BKMT Kecamatan Pariaman Selatan di Musholla Ar-Raudhah, Padang Cakur, baru-baru ini. (Foto: Dok. Muhajir Muslim)

Pariaman, AyoSumbar.id – Peran ibu dalam keluarga tidak hanya berkaitan dengan mendidik anak, tetapi juga membantu menghadirkan sosok ayah dalam kehidupan mereka. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, saat menjadi pemateri kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Pariaman Selatan di Musholla Ar-Raudhah, Padang Cakur, baru-baru ini.

Kegiatan bertema “Ibu, Hadirkan Ayah di Hati Anak” tersebut dihadiri Kepala Desa Padang Cakur Ramadhani, Kepala KUA Kecamatan Pariaman Selatan, Aldi Arman, serta jamaah BKMT Kecamatan Pariaman Selatan.

Muhajir mengatakan, seorang ayah bisa berada di rumah setiap hari, tetapi kesibukan pekerjaan, penggunaan gawai, dan minimnya komunikasi dapat membuat kedekatan emosional dengan anak semakin jauh.

Karena itu, menurutnya ibu dapat menjadi penghubung antara ayah dan anak. Peran tersebut bukan untuk menggantikan ayah, melainkan membantu menciptakan ruang agar keduanya lebih dekat.

“Kadang ayah ada di rumah, tetapi belum tentu hadir di hati anak. Begitu juga sebaliknya, anak ada di rumah, tetapi belum tentu ayah benar-benar mengenal apa yang sedang dirasakan anak,” pesan Muhajir dikutip Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, hubungan ayah dan anak dapat dibangun melalui hal sederhana, seperti makan bersama, berbicara sebelum tidur, mengantar anak sekolah, atau mendengarkan cerita mereka.

Muhajir menegaskan bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab ibu. Ayah juga memiliki peran penting sebagai pemberi kasih sayang, perlindungan, keteladanan, arahan, sekaligus tempat anak bercerita.

“Para ibu agar tidak tanpa sengaja membuat hubungan ayah dan anak semakin jauh. Ketika anak menghadapi masalah, misalnya, anak dapat diarahkan untuk berdiskusi dengan ayah,” saran ustad didikan Universitas Al-Azhar ini.

Begitu pula ketika anak meraih prestasi. Menurutnya, seorang ibu perlu membuka ruang bagi ayah memberikan apresiasi, sehingga anak memahami peran kedua orang tuanya. “Seorang ayah harus selalu membuka diri. Kesibukan mencari nafkah jangan sampai membuat waktu bersama keluarga hilang,” ucapnya.

Perkembangan teknologi juga menjadi tantangan bagi keluarga. Telepon pintar dan media sosial membuat anak memiliki dunia sendiri yang terkadang sulit dipahami orang tua. Karena itu, komunikasi keluarga menjadi semakin penting.

“Ayah dan ibu perlu mengetahui apa yang ditonton anak, siapa teman mereka di dunia digital, serta persoalan yang sedang mereka hadapi. Komunikasi yang terbuka membuat anak lebih mudah bercerita dan meminta bantuan ketika menghadapi masalah,” paparnya.

Jadi, dalam kegiatan itu Muhajir berharap BKMT tidak hanya menjadi tempat mendapatkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga ruang bertukar pengalaman mengenai persoalan keluarga, pendidikan anak, komunikasi orang tua, dan perkembangan generasi muda. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aris Prima Gunawan
Putri Maharani
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version