AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,289 view

Peringati 100 Tahun Jam Gadang, Bukittinggi Gelar Seminar Nasional Kota Perjuangan

Ilustrasi kontekstual mengenai fenomena Jam gadang saat ini.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi jajarannya dalam peringatan 100 Tahun Jam Gadang. (Foto: Diskominfo Bukittinggi)

Bukittinggi, AyoSumbar.id – Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menggelar Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (18/6/2026).

Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang. Kegiatan ini membahas perjalanan sejarah Bukittinggi serta perannya dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Jasman, mengatakan, peringatan satu abad Jam Gadang menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah serta menghormati perjalanan panjang perjuangan bangsa.

Sejak dibangun pada 20 Juni 1926, Jam Gadang telah berkembang menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat. Bangunan tersebut juga menjadi simbol sejarah Kota Bukittinggi yang menyaksikan berbagai fase perjalanan bangsa hingga era pembangunan.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan, peringatan 100 tahun Jam Gadang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum ini harus digunakan untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari Bukittinggi.

Ramlan mengatakan, Bukittinggi pernah menjadi salah satu pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia atau PDRI. Pemerintahan darurat tersebut berperan penting dalam mempertahankan eksistensi Republik Indonesia ketika pemerintahan pusat menghadapi krisis akibat Agresi Militer Belanda.

Menurut Ramlan, peran sejarah tersebut memperkuat alasan Bukittinggi untuk menyandang predikat Kota Perjuangan. Nilai sejarah yang dimiliki juga dinilai dapat menjadi dasar untuk memperjuangkan kekhususan bagi Kota Bukittinggi.

Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan Agus Mulyana mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kota Bukittinggi terhadap pelestarian sejarah.

Menurut dia, tidak banyak pemerintah daerah yang secara konsisten menggelar kegiatan untuk mengangkat kembali peran wilayahnya dalam perjalanan sejarah bangsa.

Agus menilai Bukittinggi memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia. Kota tersebut berkembang sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan masyarakat sejak masa kolonial, kemudian memainkan peran strategis dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Posisi Bukittinggi semakin penting ketika kota ini menjadi salah satu pusat PDRI pada masa revolusi kemerdekaan. Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pemerintahan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Tan Sri Dato’ Seri Utama Dr Rais Yatim mengatakan, Jam Gadang tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu dan ikon kota.

Jam Gadang juga dapat dimaknai sebagai simbol yang mengingatkan masyarakat untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya Minangkabau.

Melalui seminar nasional tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap sejarah perjuangan kota dapat semakin dikenal masyarakat. Pemahaman sejarah juga diharapkan dapat memperkuat identitas Bukittinggi sebagai kota yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. (*)

Avatar of A. St. Mangkuto
Avatar of TimAS
A. St. Mangkuto
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version