AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
7,973 view

Perkuat Koperasi Merah Putih di Agam, Bupati Minta Pemahaman Pengurus Diperdalam

Cuplikan visual dari kejadian terbaru terkait Koperasi Merah Putih di Agam,pengurus koperasi.
Bupati Agam, Benni Warlis, saat pembukaan sosialisasi Koperasi Merah Putih dan Perda Nomor 16 Tahun 2019 di Auditorium IPDN Kampus Sumbar, Selasa (26/8/2024). (Foto: Diskominfo Agam)

Agam, AyoSumbar.id – Koperasi Merah Putih di Agam mendapat sorotan khusus dari Bupati Agam, Benni Warlis. Dalam pandangannya, pengurus koperasi masih perlu pendalaman pemahaman agar Koperasi Merah Putih (KMP) benar-benar bisa berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada Selasa (26/8/2025), Benni membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2019 tentang pemberdayaan serta perlindungan koperasi dan usaha kecil. Acara ini juga dirangkai dengan sosialisasi KMP yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Auditorium IPDN Kampus Sumbar.

Benni menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah awal penting bagi pengurus koperasi di Agam. “Sosialisasi ini akan memberi pencerahan sehingga para pengurus dapat melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Benni, tindak lanjut dari sosialisasi ini akan berupa pelatihan teknis bagi pengurus KMP. Pelatihan tersebut direncanakan dengan dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Sumbar. Ia menilai keberadaan KMP bukan hanya memperkokoh kegiatan perkoperasian, tetapi juga memperkuat lembaga keuangan berbasis gotong royong.

Lebih jauh, Benni menyinggung bahwa struktur perekonomian masyarakat Agam mayoritas bergantung pada sektor pertanian. Kehadiran KMP diharapkan menjadi instrumen penting dalam pembiayaan, penguasaan hasil, hingga pemasaran produk pertanian.

Bahkan, ia melihat potensi sinergi KMP dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kolaborasi ini dinilai dapat mempertemukan hasil pertanian dengan kebutuhan 38 dapur MBG yang tersebar di Kabupaten Agam.

“Jika kerja sama ini berjalan, tentu akan berdampak pada peningkatan produksi pertanian serta perencanaan tanam yang lebih terarah. Pada akhirnya, ekonomi masyarakat akan lebih terangkat,” jelas Benni.

Bupati Agam berharap, melalui sosialisasi yang digelar, para pengurus koperasi bisa lebih saling memahami dan bekerja sama dalam mengimplementasikan KMP. Ia meyakini pengalaman pengurus dalam dunia koperasi dan keuangan menjadi modal besar untuk melangkah lebih jauh.

“Kita percaya para pengurus sudah memiliki pengalaman di bidang perkoperasian. Dengan tambahan pengetahuan dari sosialisasi ini, mereka bisa lebih maksimal dalam menjalankan KMP,” katanya menutup.

Sosialisasi ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar melalui pokok pikiran anggota Komisi III DPRD Sumbar, Nofrizon. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Arditono
St Batuah
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version