AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
8,358 view

Perlintasan Kereta Api di Padang Banyak Titik Liar, Wawako Saran yang Rawan Ditutup

Visualisasi yang menampilkan perubahan drastis terkait Perlintasan kereta api di Padang.
Wawako Padang, Maigus Nasir, saat memimpin rapat koordinasi penanganan perlintasan kereta api di Padang bersama PT KAI Sumbar. (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Titik perlintasan kereta api di Padang masih banyak yang belum tertangani. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengungkapkan kondisi tersebut saat Rapat Koordinasi di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Senin (8/9/2025).

Maigus menyebutkan, terdapat 92 perlintasan kereta api di Padang. Dari jumlah itu, 36 titik telah tertangani, 27 titik terdaftar namun belum dijaga, sedangkan 29 titik lainnya merupakan perlintasan liar yang berisiko tinggi.

Ia menegaskan, pemerintah perlu menutup sementara perlintasan berbahaya jika belum ada solusi. “Menyelamatkan nyawa lebih penting,” ujarnya bersama Kepala Dinas Perhubungan Padang, Ances Kurniawan dikutip Selasa (9/9/2025).

Maigus menambahkan, penanganan perlintasan kereta api membutuhkan dukungan anggaran pusat karena keterbatasan dana transfer daerah. Ia mengusulkan pemanfaatan dana CSR perbankan jika anggaran pusat tidak tersedia.

Ia juga menyoroti perlunya pendekatan ke masyarakat untuk mengatasi perlintasan liar. Ia mengingatkan kasus kecelakaan pelajar SMA 10 agar tidak terulang.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Hendrialdi, memaparkan pihaknya sudah melakukan sosialisasi keselamatan. Upaya itu meliputi pemasangan spanduk, penempatan petugas Early Warning System, dan penyuluhan ke masyarakat.

Hendrialdi menambahkan, pihaknya sudah menyusun anggaran untuk penjagaan perlintasan, pemasangan palang pintu, dan pembangunan gardu. Rencana itu akan diajukan ke pemerintah pusat.

Vice President PT KAI Sumbar, Muh. Tri Setyawan, meminta dukungan pemda dalam menyusun peta jalan penanganan perlintasan kereta api di Padang. Ia menyebutkan program penutupan perlintasan dengan lebar kurang dari dua meter dan berharap dukungan pemerintah daerah. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version