AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik

Rano Karno Tawarkan Kolaborasi, Jakarta Siap Dukung Pengembangan Potensi Pasaman

Ilustrasi yang mendukung laporan investigasi mengenai Pasaman.
Wakil Gubernur Rano Karno bersama Bupati Pasaman Welly Suhery dan jajaran Pemprov DKI dan Pemkab Pasaman di equator Bonjol Pasaman saat penyambutan kepulangan Rano Karno dan Rombongan, Selasa (14/4/2026).

Pasaman, Sumatera Barat, Ayosumbar.id– Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan kunjungan ke Kabupaten Pasaman pada Selasa (14/4/2026).Kehadirannya disambut langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan ninik mamak setempat.

Kunjungan tersebut dinilai menjadi dorongan semangat bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mempercepat pembangunan serta membuka peluang kerja sama lintas daerah.

Dalam kesempatan itu, Rano Karno menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjalin kemitraan strategis dengan berbagai daerah, termasuk Pasaman. Ia menyampaikan bahwa Jakarta memiliki keterbatasan sumber daya alam dan sangat bergantung pada daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pokok, seperti beras.

“Jakarta memiliki keterbatasan lahan dan tidak memproduksi beras. Kami bergantung pada daerah lain, tetapi kami memiliki kekuatan dari sisi fiskal,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut justru membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan. Daerah seperti Pasaman yang kaya akan potensi sumber daya dinilai dapat bermitra dengan Jakarta dalam pengembangan sektor tertentu.

Ia juga mengungkapkan bahwa kapasitas fiskal DKI Jakarta mencapai sekitar Rp67 triliun, yang memungkinkan ibu kota berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah lain.

“Jika Jakarta bisa membantu daerah, tentu akan kami lakukan,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi yang ketiga bagi Rano Karno ke Pasaman. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan daerah tersebut, terutama karena latar belakang keluarganya yang berasal dari Bonjol.

Ia mengenang momen haru saat kunjungan pertamanya sekitar 15 tahun lalu, ketika sang nenek telah menunggu kepulangannya selama beberapa hari.

“Itu menjadi pengalaman yang sangat membekas bagi saya,” ungkapnya.

Rano juga menyampaikan kebanggaannya sebagai bagian dari Pasaman dan berharap hubungan emosional tersebut dapat berkembang menjadi kerja sama konkret antarwilayah.

Selain itu, ia mengaku terkesan dengan keberadaan fasilitas planetarium di Pasaman, yang menurutnya merupakan hal yang jarang dimiliki oleh daerah.

Di akhir kunjungannya, ia berharap dapat terus menjaga hubungan dengan tanah leluhurnya dan suatu saat membawa keluarganya kembali ke Pasaman.

Sementara itu, Bupati Welly Suhery menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut. Ia menilai kehadiran Rano Karno menjadi sinyal positif bagi pengembangan daerah ke depan.

“Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus membangun Pasaman,” ujarnya.

Ia juga mengakui masih adanya sejumlah wilayah di Pasaman yang tergolong terisolasi. Namun, ia optimistis potensi yang dimiliki daerah dapat dikembangkan melalui kerja sama strategis dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi langkah awal menuju kerja sama nyata demi kemajuan Pasaman,” tutupnya.(***)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of M. Abdi Lubis
M. Abdi Lubis
Penulis
M. Abdi Lubis
Editor
Avatar of M. Abdi Lubis
M. Abdi Lubis
Reporter
Exit mobile version