AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,036 view

Sekolah Terdampak Banjir di Padang Capai 92 Unit, Pemko Kebut Pemulihan

Berita visual: bagaimana Sekolah terdampak banjir di Padang berdampak pada masyarakat luas?
Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau kondisi SMPN 41 Padang yang terdampak banjir, Selasa (4/8/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Sekolah terdampak banjir di Padang mencapai 92 satuan pendidikan setelah banjir melanda sejumlah wilayah Kota Padang pada Senin (3/8/2026). Pemerintah Kota Padang langsung mempercepat upaya pemulihan dengan meninjau sekolah yang mengalami kerusakan paling berat pada Selasa (4/8/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran mendatangi SMPN 41 Padang yang menjadi salah satu sekolah dengan dampak paling parah akibat banjir. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Kalaksa BPBD Hendri Zulviton, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta, serta jajaran majelis guru SMPN 41 Padang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menjelaskan, hasil pendataan sementara menunjukkan sebanyak 92 satuan pendidikan terdampak genangan air. Jumlah tersebut terdiri atas 38 TK dan PAUD, satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 43 Sekolah Dasar (SD), serta 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Dari data yang baru kami himpun, ada sekitar 92 sekolah terdampak. Hari ini kami mendampingi Pak Wali Kota meninjau SMPN 41 yang kondisinya cukup parah. Sebenarnya sekolah yang mengalami dampak paling berat ada dua, yaitu SMPN 41 dan SMPN 27,” ujar Yopi.

Menurut Yopi, Pemerintah Kota Padang memutuskan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah yang terdampak banjir. Langkah tersebut diambil karena banyak guru juga menjadi korban banjir sehingga masih melakukan pembersihan di rumah masing-masing, selain untuk memastikan kondisi lingkungan sekolah benar-benar aman sebelum aktivitas belajar kembali berlangsung.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan proses pembersihan seluruh sekolah terdampak dapat diselesaikan dalam waktu dua hari sesuai arahan Wali Kota Padang.

“Kami berharap, sebagaimana arahan Pak Wali Kota, dalam dua hari ini pembersihan rampung dilaksanakan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat—besok atau lusa—proses belajar mengajar sudah bisa dimulai kembali,” pungkas Yopi.

Saat ini Pemerintah Kota Padang terus berkoordinasi bersama BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, dan pihak sekolah untuk membersihkan lumpur serta memulihkan sarana dan prasarana pendidikan. Upaya tersebut ditargetkan selesai dalam dua hari agar sekolah terdampak banjir di Padang dapat kembali menyelenggarakan pembelajaran secara aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version