AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,395 view

Simulasi Gempa Bumi Berpotensi Tsunami di Padang, 200 Ribu Orang Target Peserta

Infografis yang merinci dampak ekonomi dari peristiwa Simulasi Gempa Bumi Berpotensi Tsunami.
Wako Padang, Fadly Amran, saat membuka workshop simulasi gempa bumi berpotensi tsunami di Gedung Youth Centre, Selasa (21/10/2025). (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Simulasi gempa bumi berpotensi tsunami menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

Kegiatan besar ini akan berlangsung pada 5 November 2025 dengan melibatkan lebih dari 200 ribu warga yang tinggal di zona merah tsunami.

Pada Selasa (21/10/2025), Pemko Padang menggelar workshop simulasi gempa bumi berpotensi tsunami di Gedung Youth Centre. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan seluruh warga memiliki kesiapsiagaan tinggi terhadap potensi bencana alam.

Menurut Fadly, Padang termasuk kota dengan risiko tsunami tertinggi di dunia berdasarkan tulisan National Geographic Indonesia edisi I. Dari total satu juta penduduk, sekitar 60 persen beraktivitas di wilayah yang berpotensi terdampak tsunami.

Karena itu, Pemko Padang menyiapkan latihan terpadu agar warga siap menghadapi kemungkinan terburuk. Fadly menyebut data Kajian Risiko Bencana Kota Padang 2023 menunjukkan bahwa dampak tsunami dapat mengancam delapan kecamatan dan 55 kelurahan dengan 242.750 jiwa terpapar.

Dari jumlah tersebut, 77.014 jiwa tergolong rentan dan 637 jiwa merupakan penyandang disabilitas. “Pertanyaannya, seberapa siap kita jika tsunami benar-benar terjadi?” tanya Fadly.

“Jawabannya ada pada latihan dan simulasi gempa bumi berpotensi tsunami ini. Workshop hari ini menggambarkan rencana evakuasi tiap unsur,” sambungnya.

Ia menekankan, seluruh peserta harus merancang jalur evakuasi secara detail agar tidak terjadi penumpukan di jalan maupun di titik evakuasi.

“Puncaknya, pada 5 November nanti, Kota Padang akan melaksanakan simulasi gempa bumi berpotensi tsunami terbesar yang pernah dilakukan. Kami targetkan 200 ribu warga dari 55 kelurahan ikut serta. Kami harap kegiatan ini berjalan dengan aman dan tanpa kecelakaan,” tegas Fadly.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menambahkan bahwa workshop simulasi gempa bumi berpotensi tsunami diikuti 921 peserta.

Mereka terdiri dari unsur pendidikan (TK, SD, SMP) sebanyak 217 orang, masyarakat dari delapan kelurahan terdampak sebanyak 492 orang, serta perwakilan instansi, lembaga, dunia usaha, rumah sakit, perbankan, dan perhotelan sebanyak 124 orang. Sementara itu, dari OPD Kota Padang turut hadir 88 orang.

Hendri menegaskan fokus utama kegiatan adalah memastikan setiap instansi dan lembaga sudah memiliki rencana serta peta evakuasi. “Jika belum ada, kami bantu penyusunannya,” ujarnya.

“Jika sudah, kami review bersama agar tidak tumpang tindih. Kami juga akan menilai apakah kapasitas lokasi evakuasi mencukupi atau perlu penyesuaian,” sambung Hendri.

Melalui simulasi gempa bumi berpotensi tsunami ini, Pemko Padang berharap seluruh pihak dapat memahami langkah cepat dan tepat saat bencana terjadi, sehingga risiko korban jiwa bisa diminimalkan. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version