AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,988 view

Tanamkan Budaya Sadar Bencana, BPBD Padang Edukasi Ratusan Siswa Baru

Ilustrasi terkini yang menunjukkan arah perkembangan Budaya sadar bencana.
Tim BPBD Kota Padang memberikan edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru saat kegiatan MPLS di salah satu sekolah di Kota Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Budaya sadar bencana menjadi materi utama yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang kepada peserta didik baru melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah, Rabu (15/7/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang membangun generasi yang tangguh, sigap, dan memiliki kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

BPBD Kota Padang mengintegrasikan edukasi kebencanaan dalam rangkaian MPLS di beberapa sekolah menengah. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 3 Padang yang diikuti 425 siswa baru selama hari pertama dan kedua MPLS, kemudian di SMP Negeri 18 Padang saat pembukaan MPLS, serta di SMP Negeri 38 Padang dengan materi mitigasi dan pengenalan risiko bencana di wilayah setempat.

Selama kegiatan, para peserta memperoleh pemahaman mengenai pemetaan potensi bencana di Kota Padang, pengelolaan risiko, langkah mitigasi struktural maupun nonstruktural, hingga praktik penyelamatan diri (self-evacuation) ketika terjadi keadaan darurat. Melalui materi tersebut, budaya sadar bencana diharapkan dapat tertanam sejak awal masa pendidikan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kegiatan itu menjadi salah satu program prioritas lembaganya dalam memperluas edukasi kebencanaan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Untuk mendukung pelaksanaannya, BPBD melibatkan unsur pimpinan hingga personel lapangan sebagai pemateri.

“Sekretaris, Kepala Bidang, serta seluruh personel jajaran BPBD Kota Padang turun langsung memberikan edukasi kebencanaan pada kegiatan MPLS di tingkat SMP dan SMA sederajat,” ujar Hendri Zulviton.

Ia menegaskan, BPBD berkomitmen menanamkan pengetahuan dan kesiapsiagaan sejak dini agar para pelajar memahami langkah-langkah perlindungan diri maupun lingkungan ketika menghadapi bencana.

“Kami berkomitmen menanamkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ini sejak dini. Tujuannya agar para pelajar memahami secara runut langkah-langkah proteksi diri dan lingkungan saat menghadapi situasi bencana,” katanya.

Materi yang disampaikan tim BPBD mencakup pengenalan karakteristik ancaman bencana lokal, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan cuaca ekstrem. Selain itu, peserta juga mendapat pembekalan mengenai budaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) melalui pembiasaan perilaku siaga di lingkungan sekolah dan keluarga.

Tim BPBD juga mengajak siswa mempraktikkan simulasi evakuasi, mulai dari mengenali jalur evakuasi, memahami fungsi titik kumpul (assembly point), hingga mempelajari tata cara melindungi diri saat terjadi gempa maupun ancaman bencana lainnya. Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan.

Melalui edukasi yang tersusun secara sistematis, BPBD Kota Padang berharap siswa baru tidak hanya menjadi pihak yang harus diselamatkan ketika terjadi bencana, tetapi juga mampu berperan sebagai agen perubahan yang peduli terhadap keselamatan diri, keluarga, dan masyarakat.

Terbangunnya budaya sadar bencana di sekolah diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Padang sebagai daerah yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of TimAS
Aprizal Noer
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version