AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
22,764 view

Tawuran di Kota Padang: 1 Pelajar Tewas, 5 Remaja Ditangkap

Ilustrasi yang menghidupkan laporan mendalam tentang Tawuran di Kota Padang,tawuran remaja di Kota Padang.
Tim Satreskrim Polres Padang menangkap lima orang remaja yang terkait tawuran di Kota Padang yang menewaskan seorang pelajar SMA. (Foto: Polres Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Tawuran di Kota Padang merenggut korban jiwa. Seorang pelajar SMA Taman Siswa bernama Wahyu Andri Pratama (18), warga Gunung Pangilun, meninggal setelah bentrok di Simpang Ketaping, By Pass Kota Padang, Sabtu (14/9/2025) dini hari.

Sekitar pukul 03.10 WIB, Tim Khusus Bravo Polresta Padang menerima laporan adanya tawuran di lokasi tersebut. Polisi langsung menyisir sepanjang Jalan By Pass dan berupaya mencari kelompok remaja yang terlibat. Namun, kedua kelompok telah membubarkan diri.

Berdasarkan keterangan polisi, tawuran melibatkan kelompok Mexicko dari Khatib Sulaiman dan Aia Pacah melawan kelompok BST (Barat Selatan Timur). Sekitar satu jam kemudian, pukul 04.30 WIB, polisi mendapat laporan korban meninggal usai dilarikan ke RS Siti Rahmah. Korban mengalami luka berat di kepala, punggung, tangan, dan kaki.

Korban merupakan anak dari Andri (46), seorang pedagang di Gunung Sago, Kecamatan Padang Utara. Video tawuran berdarah itu sempat viral di media sosial. Rekaman memperlihatkan korban terbaring di jalan setelah dikeroyok tiga remaja.

Satreskrim Polresta Padang menangkap lima remaja diduga pelaku. Mereka adalah FH (14), pelajar SMP; GA (16), RI (15), AR (16), dan AB (16), seluruhnya putus sekolah. Polisi memeriksa mereka secara intensif untuk mengetahui peran masing-masing.

“Penyidik masih mendalami peran para pelaku dan memburu tersangka lain,” ujar anggota Satreskrim Polresta Padang, Minggu (14/9/2025).

Kasat Reskrim menegaskan pihaknya fokus mengejar pelaku lain yang terlibat. Polisi juga meningkatkan patroli malam untuk mencegah tawuran di Kota Padang.

Peristiwa ini menambah catatan tawuran remaja di Kota Padang yang meresahkan masyarakat. Polisi meminta orang tua mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version