AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
7,602 view

Temukan ODGJ di Padang Pariaman Dipasung, Aspila Desak Pemerintah Bertindak

Tangkapan gambar eksklusif dari lokasi kejadian terkait ODGJ di Padang Pariaman.
HA, ODGJ di Nagari Singguliang yang ditemukan oleh Aspila dalam kondisi dipasung. Azwar Anas selaku Ketua Aspila mendesak pemerintah agar bertindak untuk mencegah dan menghentikan Tindakan pemasungan terhadap ODGJ. (Foto: Aspila)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – ODGJ di Padang Pariaman kembali menjadi sorotan setelah Roni Aries, 42, warga Korong Tampunik, Nagari Singguliang, dirantai keluarganya selama beberapa bulan terakhir.

Kasus tragis ini memicu perhatian serius dari Aksi Solidaritas Piaman Laweh (Aspila), organisasi yang peduli pada isu kemanusiaan di wilayah tersebut.

Aspila menemukan praktik pemasungan tidak hanya menimpa Roni. Beberapa kasus serupa juga terjadi di Nagari Gasan dan Sunua. Temuan ini menunjukkan lemahnya sistem intervensi dan layanan kesehatan jiwa di Padang Pariaman.

Ketua Aspila, Azwar Anas, mengecam pemasungan sebagai tindakan bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Ia memahami tekanan keluarga, tetapi menekankan perlunya solusi jangka panjang.

“Dalam kasus Roni, keluarga merasa terpaksa memasung karena ia bisa membahayakan orang lain. Namun, sampai kapan situasi ini berlanjut? Apakah ia akan terus dirantai seumur hidup? Ibunya juga mengalami gangguan jiwa,” ujar Anas, Minggu (16/11/2025).

Azwar Anas menegaskan, di era modern ini tidak seharusnya ada ODGJ di Padang Pariaman yang hidup dalam pemasungan. Mereka berhak mendapat perhatian, perawatan, dan pendampingan pemerintah.

“Jika keluarga tidak mampu, Pemkab dan Pemprov harus mengambil tanggung jawab. Mereka juga manusia,” tegasnya.

Aspila menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya intervensi pemerintah daerah dalam menangani ODGJ di Padang Pariaman yang membutuhkan perawatan intensif. Anas mendesak pihak berwenang, baik kabupaten maupun provinsi, untuk segera bertindak konkret.

Menurutnya, pemerintah harus menyediakan fasilitas perawatan layak sekaligus pendampingan menyeluruh bagi keluarga dengan anggota ODGJ. “Kasus Roni menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan jiwa yang lebih serius di Sumatera Barat,” pungkas Anas. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version