AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
917 view

Terlindas Truk Sendiri, Sopir Hino Tewas di Limapuluh Kota

Gambar investigasi yang memberikan bukti baru terkait Terlindas truk.
Petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi jenazah korban yang terlindas truk di Jalan Nasional Lintas Sumbar–Riau. (Foto: Polres Limapuluh Kota)

Limapuluh Kota, AyoSumbar.id – Terlindas truk sendiri, seorang sopir truk bernama Mayuda Azhari (33) meninggal dunia di Jalan Nasional Lintas Sumbar-Riau KM 21, Jorong Aia Putiah Lubuak Bangku, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Lima Puluh Kota, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, mengatakan korban merupakan warga Jalan Kepiting, Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Saat kejadian, Mayuda mengemudikan truk Hino dengan nomor polisi B 9248 SFU.

Menurut Zarwiko, kecelakaan bermula ketika Mayuda dan rekannya, Dandi Armanda (21), berhenti di sekitar Kedai Nasi Ikan Asin Barokah. Kedua truk diparkir di bahu jalan sebelah kanan saat mereka beristirahat dalam perjalanan dari Payakumbuh menuju Pekanbaru.

Truk milik Dandi, Hino bernomor polisi BK 8319 XF, berada di depan kendaraan Mayuda. Dandi yang merupakan warga Jalan Kepiting, Kelurahan Bunut Barat, kemudian turun dari truk untuk menuju toilet.

Pada saat bersamaan, Mayuda keluar dari kendaraannya untuk memeriksa bagian kolong truk. Ketika korban berada di bawah kendaraan, truk Dandi tiba-tiba bergerak mundur.

“Keduanya sama-sama berhenti di kedai nasi tersebut untuk makan. Keduanya beristirahat dalam perjalanan dari arah Payakumbuh menuju Pekanbaru,” ujar Zarwiko.

Zarwiko menjelaskan, pergerakan mundur truk Dandi diduga terjadi karena pengereman saat kendaraan diparkir tidak maksimal. Truk tersebut kemudian menabrak truk Mayuda hingga kendaraan korban ikut bergerak mundur.

“Saat Mayuda berada di kolong truknya, truk Dandi mundur karena diduga pengereman saat parkir kurang maksimal. Truk Dandi berbenturan dengan truk Mayuda. Mayuda terlindas ban depan sebelah kanan truknya,” ucap Zarwiko.

Akibat kejadian itu, Mayuda mengalami luka berat pada paha kiri. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah sampai di rumah sakit, Mayuda dinyatakan meninggal dunia. Polisi selanjutnya menetapkan Dandi Armanda sebagai orang yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut.

Zarwiko menyebut dugaan penyebabnya berkaitan dengan penggunaan rem truk Dandi yang kurang maksimal saat kendaraan diparkir. Kondisi itu membuat truk bergerak mundur, menabrak truk Mayuda, lalu menyebabkan kendaraan tersebut melindas korban.

Kecelakaan yang membuat sopir truk Hino itu terlindas truk sendiri tersebut kini ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version