AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
483 view

UMKM di Sumbar Didorong Perkuat Kualitas, Inovasi, dan Kepercayaan Pelanggan

Ilustrasi yang membantu memahami konteks UMKM di Sumbar.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, bersama peserta Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan XVIII di Aula PLUT KUMKM Sumbar, Kamis (15/10/2026). (Foto: Humas DPRD Sumbar)

Padang, AyoSumbar.id – UMKM di Sumbar didorong memperkuat kualitas produk, inovasi, pelayanan, dan pemanfaatan teknologi digital agar mampu mempertahankan pelanggan sekaligus mengembangkan usaha. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, menyampaikan hal itu dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan XVIII di Aula Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Sumbar, Kamis (15/10/2026).

Muhidi menilai modal bukan satu-satunya penentu keberhasilan usaha. Pelaku usaha juga perlu membangun pengetahuan, keterampilan, kemampuan berinovasi, serta kepercayaan konsumen.

“Untuk menghasilkan kualitas dan rasa yang baik, dibutuhkan proses, ilmu pengetahuan, serta keterampilan. Ini harus terus ditingkatkan agar produk kita mampu menarik pelanggan dan usaha bisa berkembang,” ujarnya dikutip Jumat (16/10/2026).

Dalam pengembangan kapasitas pengusaha UMKM, Muhidi menekankan pentingnya menjaga mutu produk dan konsistensi rasa. Pelayanan kepada pelanggan juga harus menjadi perhatian.

Menurutnya, kualitas yang terjaga dan pelayanan yang baik dapat menjadi kekuatan usaha untuk mempertahankan pelanggan. Karena itu, pelaku usaha perlu terus meningkatkan kemampuan, bukan sekadar mengandalkan modal yang dimiliki.

Muhidi juga meminta pelaku usaha menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Persaingan yang semakin ketat membuat inovasi dibutuhkan dalam berbagai sisi bisnis, mulai dari produk hingga pelayanan dan strategi pemasaran.

“Inovasi UMKM juga perlu diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital. Perkembangan teknologi memberi peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” hematnya.

Menurutnya, media sosial dapat digunakan sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat. Dengan demikian, pemasaran tidak hanya bergantung pada pola konvensional.

“Karena itu, pelaku UMKM harus mulai memasukkan teknologi digital ke dalam strategi pengembangan bisnis dan tidak terpaku pada pola usaha yang selama ini dijalankan,” sara Muhidi.

Muhidi turut menyoroti sejumlah bentuk investasi yang tidak berkaitan langsung dengan modal usaha. Pengetahuan dan keterampilan, relasi, reputasi, waktu, serta kesehatan dinilai perlu dibangun secara berkelanjutan.

Pengetahuan dan keterampilan membantu pengusaha meningkatkan kemampuan mengelola bisnis. Di sisi lain, relasi yang baik dapat membuka kesempatan kerja sama sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

“Hubungan baik dengan siapa pun merupakan investasi yang potensial. Bisa saja dari hubungan yang kita bangun, muncul peluang kerja sama untuk mengembangkan usaha,” katanya.

Selain mengembangkan produk, pelaku UMKM di Sumbar diingatkan untuk mempertahankan reputasi usaha. Muhidi mengatakan kepercayaan konsumen tidak terbentuk secara instan. Konsistensi kualitas produk, kejujuran, dan komitmen memenuhi kebutuhan konsumen menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan tersebut.

“Membangun kepercayaan orang lain membutuhkan waktu. Karena itu, mari kita jaga dengan baik. Jika orang sudah percaya terhadap produk kita, kepercayaan itu harus dipertahankan,” tegasnya.

Muhidi juga memasukkan waktu dan kesehatan sebagai bagian dari investasi usaha. Keduanya dibutuhkan agar pengusaha dapat bekerja produktif, mengambil keputusan dengan baik, dan menjaga keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.

Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengusaha UMKM Angkatan XVIII berlangsung selama empat hari, dari Senin- (12-15/10/2026). Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penambahan pengetahuan. Pelaku UMKM juga diharapkan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan usaha, meningkatkan daya saing produk, serta memperluas pasar di tengah perkembangan ekonomi digital. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version