AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
23,919 view

Viral Video Jalan Macet Ulah ‘Baralek’ Anak Gubernur, Begini Penjelasan Pemprov Sumbar

Infografis yang merinci dampak ekonomi dari peristiwa Video Jalan Macet,anak gubernur sumbar,pesta anak Mahyeldi.
Kemacetan di jalan lintas Sumatera tepatnya di Nagari Tanjung Gadang, Sijunjung. (Foto: SC video IG)

Padang, AyoSumbar.id – Video jalan macet di Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Sijunjung, viral di berbagai platform media sosial, Sabtu (12/4/2025). Ternyata kejadian itu di jalan lintas Sumatera.

Video kemacetan jalan lintas yang menghubungkan provinsi Sumatera Barat dengan Jambi yang viral itu, disebut, karena ramainya kendaraan yang menghadiri baralek atau pesta anak Mahyeldi di lokasi tersebut.

Terkait video viral itu, Kabiro Adpim Setdaprov Sumbar, Mursalim, berikan penjelasan tentang fakta sesungguhnya dari video kemacetan kendaraan di Lintas Sumatera yang viral sejak 2 hari terakhir di berbagai platform media sosial.

Mursalim mengatakan, itu memang benar pesta pernikahan anak Gubernur Sumbar yang berlangsung di rumah pengantin perempuan. Namun ia membantah, adanya tudingan yang menyebut jalan raya sengaja ditutup untuk penyelenggaraan acara tersebut.

Kemacetan itu terjadi disebabkan oleh penumpukan kendaraan tamu yang datang secara bersamaan, artinya itu bukanlah sebuah kesengajaan. Sebenarnya, langkah antisipatif untuk tidak mengganggu arus lalu lintas sudah dilakukan pihak tuan rumah, itu ditandai dari tidak adanya kontruksi tenda pesta yang memakan bahu jalan.

“Saya ada di lokasi, tidak ada jalan yang ditutup. Video yang beredar itu adalah suasana ketika rombongan Gubernur Sumbar dan Bupati Sijunjung serta Wabup Solok yang datang secara bersamaan. Akibatnya, jalan di sekitar lokasi menjadi krodit,” jelas Mursalim, Minggu (13/4/2025).

Ia kemudian mengungkap, tidak berselang lama setelah itu lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal dan lancar. Sebab, di lokasi tersebut sudah ada petugas Dishub, Pol PP dan Polisi yang melakukan pengaturan.

Kendati demikian, atas nama Gubernur Sumbar dan tuan rumah ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. Kedepan, seluruh dinamika yang terjadi akan dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.

“Atas nama Gubernur Sumbar dan tuan rumah, kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat, baik yang terdampak secara langsung maupun yang tidak,” ucap Mursalim. (*)


Avatar of Aprizal Noer
Aprizal Noer
Penulis
Exit mobile version