AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,046 view

Warga Lubuk Aro Kecewa Andre Rosiade tak Temui Mereka

Gambar investigasi yang memberikan bukti baru terkait Warga Lubuk Aro.
Warga Lubuk Aro menyampaikan aspirasi terkait tambang rakyat di Padang Mentinggi Utara. Mereka merasa kecewa lantaran Andre Rosiade yang mereka nantikan ternyata tidak menemui mereka. (Foto: Abdi/TimAS)

Padang, AyoSumbar.id – Warga Lubuk Aro di Nagari Padang Mentinggi Utara, Kecamatan Rao, menyatakan kekecewaan terhadap Anggota DPR RI, Andre Rosiade, karena tidak menemui mereka yang telah menunggu sejak siang hari, pada Minggu (18/1/2026).

Warga Lubuk Aro berharap dapat menyampaikan langsung aspirasi terkait persoalan tambang rakyat dan kasus yang menimpa Suadah –salah seorang wanita lanjut usia (lansia) di Lubuk Aro.

Andre Rosiade sebelumnya dijadwalkan berkunjung ke wilayah tersebut bersama Kapolda Sumbar. Namun, kunjungan itu hanya berlangsung dengan menemui Suadah di kediaman anaknya, tanpa bertatap muka dengan warga yang telah berkumpul.

Ratusan warga Lubuk Aro menantikan kehadiran Andre untuk menyampaikan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Aspirasi tersebut mencakup persoalan tambang rakyat dan kasus yang melibatkan Suadah.

Selama ini Andre Rosiade dikenal vokal mendorong penutupan tambang ilegal. Sementara itu, warga Lubuk Aro menolak penutupan tambang karena aktivitas tersebut menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Warga berharap Andre Rosiade dapat memberikan solusi dan mendengar langsung kondisi di lapangan. Namun, hingga kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung, Andre tidak mendatangi warga.

Penyampaian aspirasi warga terkait tambang rakyat dan dugaan tindak penganiayaan berlangsung sejak pukul 12.00. Kegiatan tersebut berjalan tertib dan aman.

Salah seorang warga, Ernawati, yang mengaku sebagai korban dugaan penganiayaan, menyampaikan pengalaman yang dialaminya. Ia mengatakan, “Saya pernah ditampar sampai jatuh, bahkan wajah saya diinjak oleh Nek Suadah.”

Ernawati menegaskan bahwa dirinya bukan satu-satunya korban. “Bukan hanya saya, ada beberapa warga lain yang pernah mengalami perlakuan serupa,” ujarnya.

Perwakilan Hatobangon setempat juga menyampaikan pandangan terkait tambang yang dikelola secara swadaya masyarakat. Ia menilai aktivitas tambang tersebut memberi manfaat nyata bagi perekonomian warga sekitar.

Aspirasi berikutnya disampaikan Fikri, tokoh masyarakat Lubuk Aro. Ia berharap Andre Rosiade bersedia datang langsung ke Lubuk Aro untuk berdiskusi dan mendengar kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurut Fikri, “Penting bagi semua pihak untuk tidak hanya berpihak pada satu sumber informasi saja yang kebenarannya belum tentu menyeluruh.” Ia menilai dialog langsung diperlukan agar persoalan dapat dipahami secara utuh.

Sedangkan Kasatreskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni, menyatakan bahwa apa yang disuarakan masyarakat sejalan dengan perhatian pihak kepolisian. Ia menegaskan, “Aspirasi masyarakat akan kami teruskan ke tingkat yang lebih tinggi.”

AKP Fion Joni juga mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban. Ia meminta masyarakat kembali ke rumah masing-masing dengan aman setelah penyampaian aspirasi selesai.

Kegiatan kemudian ditutup oleh Wali Nagari Padang Mentinggi Utara. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan warga Lubuk Aro sesuai ketentuan yang berlaku.

Wali Nagari berharap aktivitas pertambangan ke depan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Ia juga mengimbau warga membubarkan diri secara tertib dan menjaga situasi tetap kondusif. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of TimAS
M. Abdi Lubis
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version