AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
8,764 view

10 Korban Digigit Anjing Liar di Padang Pariaman Dinyatakan Pulih

Gambar yang mengungkap sisi lain dari berita tentang Korban Digigit Anjing Liar di Padang Pariaman,Kasus gigitan anjing di Padang Pariaman,kasus gigitan anjing,virus rabies.
Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Devi Yanti, saat melakukan vaksinasi pada anjing salah seorang warga di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Jumat (22/8/2025). (Foto: Disnakeswan Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Sepuluh korban digigit anjing liar di Padang Pariaman dinyatakan membaik. Setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, seluruh korban yang mengalami serangan pada Rabu dan Kamis (20-21/8/2025) telah diizinkan pulang ke rumah masing-masing. Kejadian ini sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat risiko penularan virus rabies dari gigitan hewan liar.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, Devi Yanti, menjelaskan bahwa penanganan medis dilakukan segera untuk mencegah komplikasi.

“Alhamdulillah, kondisi seluruh korban saat ini sudah baik. Kami sudah berikan vaksin dan mereka sudah kembali ke rumah,” ujarnya kemarin. Setiap korban menerima vaksin rabies dan perawatan luka untuk memastikan pemulihan optimal.

Data resmi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman menunjukkan jumlah korban berbeda dari laporan awal. Devi pun mengklarifikasi bahwa total korban adalah 10 orang, bukan 11 seperti diinformasikan sebelumnya. Delapan orang digigit pada hari Rabu.

Sementara dua korban lainnya mengalami serangan di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam pada hari Kamis. Meski seluruh korban telah pulih, Devi Yanti mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap keberadaan anjing liar yang tersebar di wilayah tersebut.

Ia menekankan pentingnya partisipasi warga dalam pengawasan dan pengendalian populasi anjing liar, yang diperkirakan mencapai belasan ribu ekor di Padang Pariaman. “Kami harapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam memberantas anjing liar ini,” tambahnya.

Kasus gigitan anjing di Padang Pariaman memang tergolong tinggi. Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, Zulkhailisman, menyebutkan bahwa tahun lalu tercatat sekitar 300 kasus gigitan anjing. Untuk mencegah penularan rabies, pihaknya rutin melakukan vaksinasi hewan yang berpotensi menjadi perantara virus, termasuk anjing, kucing, dan monyet (beruk).

“Kegiatan vaksinasi di Asampulau kemarin dilakukan pada 257 ekor anjing dan kucing. Sebelumnya kami juga sudah melakukan vaksinasi di Lubuak Aluang,” jelas Zulkhailisman. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko penularan rabies di Padang Pariaman.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengawasi lingkungan sekitar, dan melaporkan keberadaan anjing liar agar tindakan pencegahan dapat dilakukan secara cepat. Kesadaran warga menjadi kunci dalam menekan angka kasus gigitan dan memastikan keamanan lingkungan bagi semua. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version