AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,855 view

2.530 Mahasiswa KKN UIN IB Dibekali Menko PM Sebelum Terjun ke Masyarakat

Foto dokumentasi peristiwa terbaru terkait Mahasiswa KKN UIN IB.
Menko PM RI Muhaimin Iskandar memasangkan almamater kepada perwakilan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang akan mengikuti KKN periode ke-52 tahun 2026. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Mahasiswa KKN UIN IB (Universitas Islam Negeri Imam Bonjol) mengikuti pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode ke-52 Tahun 2026 yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang di Aula Gedung J Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Senin (15/6/2026).

Sebanyak 2.530 mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai wilayah di Sumatera Barat hingga luar provinsi untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pembekalan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) RI Muhaimin Iskandar yang sekaligus memberikan kuliah umum.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Padang Fadly Amran, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM Abdul Haris, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Firdaus, unsur Forkopimda Kota Padang, serta jajaran pimpinan sivitas akademika UIN Imam Bonjol Padang.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., menyampaikan bahwa KKN periode ke-52 mengangkat tema “An-Nahl Berdampak: Berdaya, Tangguh dan Berbudaya”.

“Sebanyak 2.530 mahasiswa dari berbagai fakultas akan diterjunkan langsung ke berbagai daerah di Sumatra Barat hingga ke luar provinsi. Mereka akan melaksanakan pengabdian masyarakat terhitung mulai tanggal 20 Juli hingga 19 Agustus 2026,” ujar Martin Kustati.

Dalam kuliah umumnya, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan KKN merupakan laboratorium kehidupan yang memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa.

“Manfaatkan KKN ini dengan sungguh-sungguh sebagai ruang melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi berbagai tantangan bangsa. Saya berharap UIN-IB Padang menjadi salah satu motor lahirnya pemikiran-pemikiran besar untuk masa depan Indonesia,” tegas Muhaimin.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi kontribusi UIN Imam Bonjol Padang dalam mencetak sumber daya manusia sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program pengabdian.

Fadly mengajak mahasiswa KKN untuk berpartisipasi dalam menyukseskan salah satu dari sembilan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau. Program tersebut bertujuan mengembalikan fungsi rumah ibadah sebagai pusat pendidikan, pembinaan umat, dan pengembangan generasi muda.

“Smart Surau dirancang untuk menghidupkan kembali fungsi rumah ibadah sebagai pusat pendidikan, pembinaan umat, dan pengembangan generasi muda. Di dalamnya terdapat aktivasi seperti Subuh Mubarokah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfidz, hingga ruang belajar digital ber-WiFi gratis,” jelas Fadly Amran.

Ia berharap mahasiswa KKN UIN IB dapat menjadi penggerak program tersebut di tengah masyarakat. Selain itu, para mahasiswa juga diharapkan turut mendukung gerakan Padang Rancak menuju kota terbersih di Indonesia serta visi Padang sebagai Kota Kreatif Gastronomi Dunia yang diakui UNESCO.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan tinggi, Pemerintah Kota Padang juga menyatakan komitmennya dalam mendukung peningkatan infrastruktur Kampus III UIN Imam Bonjol Padang.

“Pemko Padang siap mendukung aksesibilitas Kampus III UIN-IB Padang melalui penyediaan delapan unit feeder bus, sekaligus mengupayakan pelebaran jalan menuju kawasan kampus melalui koordinasi dengan pemerintah pusat,” pungkas Fadly. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of TimAS
Aprizal Noer
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version