AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,816 view

3 Alat Berat Buka Akses Jalan Maninjau, Jalur Lubuk Basung–Bukittinggi mulai Normal

Akses Jalan Maninjau,Jalan provinsi Lubuk Basung,jalur Lubuk Basung dalam sorotan berita terbaru hari ini.
Proses pembersihan material banjir bandang di ruas Jalan Lubuk Basung–Bukittinggi di kawasan Maninjau, Sabtu (3/1/2026). (Foto: St. Batuah/TimAS)

Agam, AyoSumbar.id – Sebanyak tiga alat berat diturunkan untuk membuka akses Jalan Maninjau. Alhasil, jalur Lubuk Basung–Bukittinggi yang sempat terputus akibat banjir bandang dan longsor di Kecamatan Tanjung Raya itu, mulai berangsur pulih.

Jalan provinsi Lubuk Basung–Bukittinggi, sudah bisa dilalui kendaraan secara terbatas sejak Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pembukaan akses dilakukan setelah petugas gabungan bersama BPBD Kabupaten Agam menyelesaikan pembersihan material longsor menggunakan tiga unit alat berat yang bekerja intensif sejak Jumat malam.

Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan roda dua dan roda empat mulai melintas di jalur provinsi tersebut. Hingga Sabtu sore, tidak dilaporkan adanya kejadian galodo atau banjir bandang susulan di kawasan Pasa Maninjau dan sekitarnya.

“Sejak Jumat malam sampai sekarang tidak terjadi lagi galodo. Alat berat masih bekerja membersihkan sisa material di jalan sekaligus menormalisasi aliran Sungai Batang Muaro Pisang,” ujar Rudi Yudistira, warga setempat.

Material longsor berupa lumpur, kayu, dan bebatuan yang sempat menutup badan jalan berhasil disingkirkan. Arus lalu lintas yang sebelumnya lumpuh total kini mulai bergerak kembali. Meski demikian, pengendara diimbau tetap berhati-hati karena kondisi jalan masih licin dan cuaca belum sepenuhnya membaik.

Sebelumnya, banjir bandang susulan melanda Jorong Pasa Maninjau pada Jumat (2/1/2026) dan memaksa ratusan warga mengungsi. BPBD Kabupaten Agam mencatat sebanyak 469 jiwa dari 167 kepala keluarga sempat mengungsi ke rumah ibadah, kantor pemerintahan, serta rumah kerabat.

BPBD Agam mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran Sungai Batang Muaro Pisang dan wilayah rawan longsor, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Potensi hujan masih cukup tinggi dan kondisi tanah dinilai belum stabil. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Arditono
St Batuah
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version