BREAKING NEWS
    14,721 view

    3 Hari Demo Karyawan Bumi Sarimas, Teriakan Kami Lapar dan Pingsan di Jalan Raya

    Waktu Baca: 3 menit
    Para karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia terus melakukan aksi menuntut gaji mereka yang belum dibayarkan pihak perusahaan sejak 4 bulan belakang. (Foto: TimAS)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Benar-benar kasihan nasib karyawan Bumi Sarimas Indonesia. Aksi demo mereka tak kunjung mendapat titik terang. Sampai-sampai, mereka menyuarakan penderitaan itu di Jalan Padang-Bukittingi, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, sejak 3 hari belakang.

    Demo karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia ini sudah berlangsung sejak Senin (4/8/2025). Perkaranya gaji mereka yang tak dibayarkan selama 4 bulan. Bahkan di hari kedua demo di Padang Pariaman itu, Selasa (5/8/2025), salah seorang karyawan yang mengikuti aksi, sempat pingsan di depan gerbang pabrik.

    3 hari demo karyawan bumi sarimas teriakan kami lapar dan pingsan di jalan raya 1
    Karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia mengevakuasi rekannya yang pingsang di tengah aksi demo di depan gerbang pabrik pada Selasa (5/8/2025). (Fot0: TimAS)

    “Bantu kami pak, ibu, kami belum makan. Kami lapar, anak kami kelaparan,” bunyi suara para pekerja PT Bumi Sarimas Indonesia yang berdiri di tengah Jalan Raya Padang-Bukittinggi, tepat di depan pabrik tempat mereka bekerja.

    Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT Bumi Sarimas Indonesia, Nanda Putra, menjelaskan bahwa para karyawan Bumi Sarimas Indonesia tersebut sudah melakukan aksi selama 3 hari. Namun, belum membuahkan hasil.

    “Kami akan terus berjuang sampai hak kami dibayarkan. Gaji kami sudah tertunggak 4 bulan, dan hanya dijanjikan terus tanpa kejelasan,” ungkap Nanda, Rabu (6/8/2025).

    Menurut Nanda, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa itu telah berhenti beroperasi selama delapan bulan terakhir. Kondisi ini menyebabkan terhambatnya pembayaran upah karyawan.

    Meskipun demikian, pihak serikat pekerja sebelumnya telah mengusulkan agar manajemen merumahkan karyawan sebagai langkah efisiensi, namun usulan tersebut tidak direspons.

    “Karena tidak ada keputusan dari manajemen PT Bumi Sarimas Indonesia, kami terpaksa tetap hadir dan melakukan absensi setiap hari tanpa kejelasan pekerjaan maupun gaji,” lanjutnya.

    Situasi yang tidak menentu ini memaksa para karyawan untuk mengambil langkah lebih serius. Selain melakukan aksi demonstrasi, mereka juga telah melaporkan permasalahan ini kepada Pemkab Padang Pariaman, Pemprov Sumatera Barat, bahkan berupaya menghubungi langsung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

    “Sebagian dari kami memang ada yang mencari pekerjaan sampingan, tapi mayoritas tidak punya penghasilan sama sekali. Kondisi ini sudah menyebabkan banyak masalah di rumah tangga kami. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal keadilan,” ujar Nanda.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Padang Pariaman, Jon Kenedi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan upaya mediasi antara manajemen dan karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia.

    Mediasi terakhir dilakukan pihaknya pada Senin (4/8/2025). Hanya saja, upaya itu belum menghasilkan kesepakatan konkret. “Sudah ada surat pernyataan dari perusahaan soal komitmen pembayaran gaji. Namun, sampai sekarang belum juga terealisasi. Itulah sebabnya karyawan kembali turun aksi,” jelas Jon.

    Ia juga menjelaskan bahwa krisis yang dialami PT Bumi Sarimas Indonesia bermula dari lonjakan harga kelapa pada Januari 2025. Saat itu, perusahaan memilih menghentikan operasional karena biaya produksi dinilai tidak sebanding dengan harga jual di pasar.

    “Padahal sekarang harga kelapa mulai stabil. Namun, perusahaan itu tampaknya masih kesulitan dari sisi keuangan, sehingga belum mampu melanjutkan produksi ataupun membayar kewajiban kepada karyawan,” tambahnya.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Bumi Sarimas Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi karyawan dan solusi atas tunggakan gaji yang menjadi tuntutan utama pekerja. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *