BREAKING NEWS
    10,801 view

    3 Warisan Budaya Padang Pariaman Ditetapkan sebagai WBTbI

    Waktu Baca: 2 menit
    Kabid Kebudayaan Disdikbud Padang Pariaman, Revi Asneli, saat sidang penetapan WBTbI 2025 di Jakarta, Jumat (10/10/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Pariaman, AyoSumbar.id — Warisan budaya Padang Pariaman kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tiga karya budaya daerah, yaitu Maniliak Bulan, Malacuik Marapulai, dan Indang Tigo Sandiang, resmi masuk daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) tahun 2025 oleh Kemendikbudristek RI.

    Penetapan itu berlangsung dalam Sidang Penetapan WBTbI 2025 di Gedung The Tribrata, Sutasoma, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Dengan tambahan tiga karya ini, jumlah warisan budaya Padang Pariaman yang diakui nasional menjadi 12. Hal ini menegaskan posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat tradisi dan kebudayaan utama di Sumatera Barat.

    Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman, Revi Asneli, hadir dalam kegiatan itu bersama seorang pamong budaya serta dua maestro, masing-masing Maestro Malacuik Marapulai dan Maestro Indang Tigo Sandiang. Mereka menunjukkan komitmen kuat masyarakat Padang Pariaman dalam melestarikan tradisi daerah.

    Revi menegaskan, pengakuan ini menjadi momentum penting bagi daerah. “Warisan budaya Padang Pariaman tidak sekadar penetapan administratif. Ini bukti komitmen kita menjaga identitas bangsa agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya dikutip Senin (13/10/2025).

    Tiga warisan budaya Padang Pariaman yang ditetapkan memiliki makna filosofis mendalam.

    • Maniliak Bulan merupakan tradisi masyarakat pesisir Ulakan Tapakis untuk menentukan awal puasa serta hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
    • Malacuik Marapulai adalah prosesi adat bagi calon pengantin laki-laki sebelum akad nikah, melambangkan tanggung jawab dan kedewasaan.
    • Indang Tigo Sandiang menampilkan tiga kelompok indang yang bergantian tampil dalam satu pertunjukan, menggambarkan semangat kebersamaan dan harmoni sosial.

    Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen memperkuat pelestarian warisan budaya Padang Pariaman sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

    Upaya ini juga mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam Astacita, yaitu membangun manusia Indonesia unggul dan berkarakter melalui penguatan budaya bangsa. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *