BREAKING NEWS
    10,822 view

    40 Guru PAUD di Kota Solok Dilatih Akademisi Amerika Serikat

    Waktu Baca: 3 menit
    Sejumlah guru PAUD di Kota Solok mengikuti pelatihan daring bertajuk “Jalur Inklusif: Mendukung Setiap Anak melalui Dukungan Multi-Tahap” hasil kolaborasi dengan akademisi Northern Illinois University. (Foto: Diskominfo Kota Solok)

    Solok, AyoSumbar.id – 40 guru PAUD di Kota Solok mendapat kesempatan berharga untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas diri. Para tenaga pendidik itu mengikuti pelatihan bertajuk “Jalur Inklusif: Mendukung Setiap Anak melalui Dukungan Multi-Tahap”.

    Menariknya, kegiatan ini digelar secara daring berkat kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Solok dengan dosen peneliti dari Northern Illinois University, Amerika Serikat.

    Pelatihan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Irsyad, melalui Zoom Meeting. Irsyad menegaskan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia berharap langkah awal tersebut dapat berlanjut dengan evaluasi, mentoring, dan pelatihan lanjutan agar terwujud kelas inklusif di setiap lembaga PAUD Kota Solok.

    “Kami mengapresiasi kolaborasi ini sebagai langkah awal penting dalam membangun PAUD inklusif yang lebih baik di Kota Solok. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, melainkan berlanjut dengan evaluasi, pendampingan, dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan nantinya,” ujar Irsyad dikutip Sabtu (23/8/2025).

    Pelatihan menghadirkan akademisi Amerika Serikat (AS) sebagai narasumber. Yakni Dr. Lin Zhu, Ph.D, Dosen Asisten dari Northern Illinois University, serta Dr. Ndaru Prapti, lulusan University of Kentucky yang kini bertugas sebagai penilik di Dinas Pendidikan Kota Solok. Selain menjadi fasilitator, Dr. Ndaru juga berperan sebagai penerjemah agar diskusi berjalan efektif.

    Sebanyak 40 guru PAUD di Kota Solok dibagi dalam dua gelombang, masing-masing gelombang terdiri dari dua kelompok dengan 10 orang guru TK dan kelompok bermain. Seluruh sesi berlangsung lima kali pertemuan daring.

    Materi pelatihan berfokus pada praktik pengajaran inklusif, membangun lingkungan belajar bermakna bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Peserta juga dilatih merancang pembelajaran berbasis permainan dengan instruksi terarah, serta menghasilkan produk intervensi berupa cerita sosial bergambar.

    Salah satu peserta, Masna Dewi, guru TK Shohibul Qur’an, mengungkapkan rasa antusiasnya. “Pelatihan ini sangat membuka wawasan saya sebagai guru PAUD. Materinya aplikatif, narasumbernya sangat berpengalaman, dan kami dilibatkan aktif dalam diskusi. Saya jadi lebih percaya diri untuk menerapkan strategi inklusif di kelas,” tuturnya.

    Selain peserta, kegiatan ini turut dipantau oleh Koordinator Penilik PAUD Kota Solok, Desi Fatma. Ia memastikan program berjalan berkelanjutan. Bahkan, 20 guru tambahan dijadwalkan mengikuti pelatihan serupa pada bulan September mendatang.

    Dalam refleksinya, Lin Zhu menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semangat para guru dan kepemimpinan di Kota Solok. “Ini merupakan pengalaman luar biasa dapat berkolaborasi dengan tim kepemimpinan di Kota Solok. Komitmen mereka yang mendalam terhadap pendidikan anak usia dini dan praktik inklusif benar-benar menginspirasi,” jelasnya.

    “Melalui sesi pelatihan kami, lebih dari 40 guru PAUD di Kota Solok kini mampu menerapkan praktik terpadu yang menggabungkan pembelajaran berbasis permainan dengan instruksi terarah untuk memenuhi kebutuhan perkembangan anak-anak yang beragam. Kemitraan ini mencerminkan potensi besar ketika kepemimpinan lokal dan kolaborasi global bersatu,” sambung Lin Zhu.

    Dikenal sebagai akademisi produktif, Lin Zhu telah banyak menerbitkan penelitian internasional tentang pendidikan anak usia dini dan pendidikan khusus. Kiprahnya dalam mengembangkan pendekatan inklusif dan responsif budaya menjadi inspirasi tersendiri bagi para pendidik di Kota Solok.

    Melalui pelatihan guru PAUD ini, Dinas Pendidikan Kota Solok menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas tenaga pendidik. Upaya ini diharapkan mampu membangun sistem pendidikan PAUD yang lebih adil, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan setiap anak. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *