AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik

64 Calon Guru Tahfidz Berebut Peluang Mengabdi di Rumah Tahfidz Solok Selatan

Penjaringan guru tahfidz binaan Pemkab Solok Selatan melalui Kabag Kesra didampingi Staf Ahli Bupati Novirman. Ardi/TimAs
Penjaringan guru tahfidz binaan Pemkab Solok Selatan melalui Kabag Kesra didampingi Staf Ahli Bupati Novirman. Ardi/TimAs

Solok Selatan,Ayosumbar.id — Upaya memperkuat pendidikan Al-Qur’an di tingkat nagari terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Salah satunya melalui seleksi guru tahfidz yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab, Selasa (21/4/2026), di Mushalla Kantor Bupati.

 

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Novirman, menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara serius dengan menitikberatkan pada kualitas peserta.

Katanya, ada sebanyak 64 peserta ambil bagian dalam proses seleksi ini untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar di berbagai rumah tahfidz binaan pemerintah yang tersebar di seluruh jorong.

 

Penjaringan ini bagian penting dari penguatan program unggulan daerah “Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz” yang bertujuan memperluas syiar Al-Qur’an sekaligus membangun generasi Qurani di tengah masyarakat.

 

“Yang kita cari bukan sekadar hafal, tapi juga mampu mengajarkan Al-Qur’an dengan baik dan benar, baik dari sisi tajwid maupun makharijul huruf,” ujar Novirman.

 

Ia menjelaskan, kebutuhan guru tahfidz meningkat seiring adanya tenaga pengajar yang tidak lagi aktif, pindah tugas, maupun lulus sebagai PPPK dan ditempatkan di luar daerah.

 

Untuk memastikan kompetensi, peserta harus melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari ujian tertulis hingga praktik membaca Al-Qur’an. Proses penilaian juga melibatkan pihak Kementerian Agama Solok Selatan guna menjamin standar kualitas.

 

Novirman berharap seleksi ini mampu melahirkan tenaga pendidik yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki metode pengajaran yang efektif bagi para santri.

 

Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Bagian Kesra, Rohana, menyebutkan bahwa para peserta merupakan guru tahfidz yang sebelumnya telah mengabdi di rumah tahfidz binaan pemerintah daerah.

 

“Hasil seleksi ini nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati,” jelasnya.

 

Tahun sebelumnya sebanyak 273 guru tahfidz telah resmi ditetapkan melalui SK Bupati untuk mendukung program tersebut.

Dengan seleksi ini, Pemkab Solok Selatan berharap keberadaan rumah tahfidz semakin aktif dan mampu menjadi pusat pembinaan karakter religius di setiap jorong. (adi)

Avatar of Arditono
Arditono
Penulis
Exit mobile version