Kinerja Pariwisata Padang Pariaman Diperiksa BPK
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Kinerja pariwisata Padang Pariaman menjadi fokus pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumbar selama 30 hari ke depan. Tim BPK menargetkan pemeriksaan selesai pada 7 Oktober 2025.
Pengendali Teknis Pemeriksaan BPK, Fahri Saputra, menyatakan timnya memeriksa empat aspek utama kinerja pariwisata Padang Pariaman. Pemeriksaan meliputi area potensial wisata, pemasaran objek wisata, destinasi wisata, dan industri wisata.
Fahri menjelaskan Padang Pariaman memiliki lebih dari 150 destinasi wisata. Namun, sektor pemasaran pariwisata masih memerlukan optimalisasi. Ia menegaskan pemeriksaan tidak hanya menyasar Dinas Pariwisata, tetapi juga lintas organisasi perangkat daerah.
“Kami menyiapkan rekomendasi konstruktif untuk memperbaiki dan meningkatkan pengelolaan pariwisata,” ujar Fahri.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyambut baik langkah BPK. Ia menegaskan potensi wisata harus dikelola secara profesional dengan dukungan infrastruktur memadai.
“Air Terjun Nyarai memiliki panorama menawan. Destinasi Tiram juga strategis karena dekat bandara dan pintu tol. Jika wisata dikelola baik, PAD dan perekonomian masyarakat pasti meningkat. Kami siap mendukung langkah BPK,” ucapnya.
Pemkab Padang Pariaman berharap pemeriksaan BPK memberi masukan konstruktif. Upaya ini ditargetkan meningkatkan efektivitas pengelolaan wisata sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. (*)
