BREAKING NEWS
    11,018 view

    Suami Dijeruji, Yulidawati dan 3 Anaknya jadi Kuli Batu Demi Bertahan Hidup

    Waktu Baca: 2 menit
    Yulidawati dan tiga anaknya terpaksa menjadi kuli batu untuk memenuhi kebutuhan hidup pasca suaminya ditahan pihak kepolisian atas dugaan tindakan pencurian. (Foto: TimAS)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Yulidawati dan 3 anaknya memilih untuk menjadi kuli batu untuk bertahan hidup. Pasalnya, sang suami, Roni Kurniawan, ditahan polisi karena dugaan pencurian mesin ekskavator. Kehidupan warga Korong Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam ini viral di media sosial.

    Yulidawati meyakini suaminya tidak bersalah. Ia mengatakan suaminya hanya dijadikan korban dalam persoalan mesin yang dijadikan jaminan pinjaman, kemudian diduga dijual oleh pihak lain. Pemilik mesin yang merasa dirugikan melapor ke Polres Padang Pariaman, hingga Roni Kurniawan ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

    Mengetahui kondisi keluarga itu, Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, bersama Dinas Sosial mengunjungi kediaman Yulidawati. Mereka datang untuk menyalurkan bantuan dan memberikan dukungan moral.

    Nita menyampaikan rasa empati dan keprihatinan mendalam atas nasib Yulidawati serta anak-anaknya. Ia menegaskan pemerintah daerah siap hadir memberikan bantuan nyata agar keluarga tersebut bisa bangkit.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menilai kebutuhan ekonomi dan pendidikan anak-anak ibu Yulidawati. Melalui program pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan, kami akan bantu agar beliau bisa lebih mandiri,” ujar Nita, Senin (13/10/2025).

    Ia juga meminta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) segera memperbarui data Yulidawati dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dengan begitu, keluarga tersebut dapat menerima bantuan sosial secara berkelanjutan.

    Dinas Sosial Padang Pariaman memastikan sudah melakukan penilaian lapangan terhadap kondisi keluarga Yulidawati. Instansi itu juga berkomitmen memberikan pendampingan lanjutan, termasuk membuka peluang usaha produktif untuk meningkatkan ekonomi keluarga tersebut.

    Dengan penuh haru, Yulidawati mengucapkan terima kasih atas perhatian besar dari Pemerintah Daerah Padang Pariaman, TP-PKK, dan masyarakat. Ia berharap bantuan itu menjadi langkah awal bagi keluarganya untuk bangkit dari kesulitan.

    “Saya sangat bersyukur atas perhatian ibu Nita dan pemerintah daerah. Terima kasih juga kepada masyarakat yang peduli dan telah membantu kami,” ucap Yulidawati. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *