BREAKING NEWS
    532 view

    Rehabilitasi Pasar di Kota Pariaman Dapat Tambahan Rp4,1 Miliar

    Waktu Baca: 2 menit
    Wako Pariaman, Yota Balad, menghadiri Rapat Koordinasi Antar Instansi dan Penyerahan DIPA Dana Tugas Perbantuan untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Arch Hotel Bogor, Jabar, Senin (5/10/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

    Pariaman, AyoSumbar.id – Rehabilitasi pasar di Kota Pariaman mendapat tambahan anggaran Rp4,1 miliar untuk tahun anggaran 2026. Tambahan anggaran tersebut diperuntukkan bagi empat pasar. Yakni Pasar Rakyat Pariaman, Pasar Kuraitaji, Pasar Basah Pariaman dan Pasar Produksi Jati/Kuliner.

    Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Antar Instansi dan Penyerahan DIPA Dana Tugas Perbantuan untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, di Arch Hotel Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (5/10/2026).

    Wali Kota Pariaman, Yota Balad, hadir dengan didampingi Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Deddy Kurnia Illahi, serta Kepala UPT Pengelola Pasar Kota Pariaman.

    “Tambahan anggaran itu dialokasikan untuk empat pasar, yakni Pasar Rakyat Pariaman, Pasar Kuraitaji, Pasar Basah Pariaman, dan Pasar Produksi Jati/Kuliner,” ujar Yota Balad.

    Yota Balad menyebut pasar memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat. Karena itu, menurut dia, percepatan rehabilitasi fisik diperlukan agar pedagang dan pengunjung dapat melakukan aktivitas transaksi di fasilitas yang representatif, aman, dan nyaman.

    Ia mengatakan rehabilitasi empat pasar tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Pariaman pada 2026. Tambahan anggaran diharapkan tidak hanya digunakan untuk memperbaiki fasilitas yang ada, tetapi juga meningkatkan kualitasnya agar lebih tangguh menghadapi risiko bencana di masa depan.

    Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi pascabencana sekaligus pembenahan infrastruktur di Kota Pariaman. Yota berharap tambahan anggaran rehabilitasi dapat segera masuk ke tahap eksekusi fisik. “Langkah itu diperlukan agar pekerjaan dapat diselesaikan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026,” tambahnya.

    Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Iqbal Shoffan Shofwan, Kepala Perencanaan dan Pengendalian/Analisis dan Evaluasi Posko Nasional Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pasca Bencana Brigjen TNI Andre Julian, serta Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Sri Sugy Atmanto.

    Dengan tambahan bantuan anggaran 2026 tersebut, rehabilitasi empat pasar di Kota Pariaman diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas fasilitas perdagangan tradisional sekaligus mempercepat pembenahan pascabencana. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *