BREAKING NEWS
    7,427 view

    Sawah Pokok Murah di Pasaman Dorong Kesejahteraan Petani

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat melaksanakan penanaman padi perdana dalam program Sawah Pokok Murah di Nagari Panti Selatan, Jorong Tanjung Medan, Kecamatan Panti, Kamis (6/11/2025). (Foto: Diskominfo Pasaman)

    Pasaman, AyoSumbar.id – Program Sawah Pokok Murah di Pasaman menjadi inovasi pertanian yang mendorong peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

    Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan hal itu saat melakukan penanaman padi perdana di Demplot Lahan Sawah Pokok Murah pada Sekolah Lapang Petani di Jorong Tanjung Medan, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kamis (6/11/2025).

    Bupati Welly menilai Sawah Pokok Murah di Pasaman merupakan langkah kreatif yang mampu meringankan biaya produksi pertanian tanpa menurunkan hasil panen. Ia mengapresiasi para petani Nagari Panti Selatan yang berani mengembangkan metode tanam hemat biaya tersebut.

    “Inovasi ini mendukung program unggulan daerah di sektor ketahanan pangan. Dengan sistem Sawah Pokok Murah di Pasaman, biaya berkurang dan kesejahteraan petani meningkat,” ujar Welly.

    Ia menegaskan, inovasi ini tidak hanya menguntungkan petani secara ekonomi, tetapi juga mendukung visi Pasaman sebagai daerah lumbung pangan. Selain itu, program ini mengedepankan efisiensi pengolahan lahan tanpa mengorbankan kualitas hasil pertanian.

    Bupati menambahkan, Sawah Pokok Murah di Pasaman telah diterapkan pula di sejumlah daerah lain, seperti Solok dan Dharmasraya. Karena itu, Nagari Panti Selatan dinilai layak menjadi contoh dan lokasi studi banding bagi daerah lain.

    Wali Nagari Panti Selatan, Didi Al Amin, menyebut luas sawah produktif di nagarinya mencapai 900 hektare. Untuk demplot Sawah Pokok Murah di Pasaman kali ini, lahan percobaan disiapkan dengan metode menutup permukaan tanah menggunakan jerami setelah pembersihan.

    Didi mengatakan, kehadiran Bupati Pasaman memberi semangat baru bagi para petani untuk terus berinovasi. Ia optimistis sistem Sawah Pokok Murah di Pasaman dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani.

    Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pertanian Sumatera Barat, Ir. Joni, menjelaskan, sekolah lapang menjadi sarana penting bagi petani untuk belajar langsung di lapangan. Ia menekankan pentingnya pemahaman teknik alami dalam bercocok tanam agar hasil pertanian tetap optimal.

    “Melalui sekolah lapang, petani mengenal inovasi yang lahir dari pengalaman nyata. Misalnya, membakar jerami justru berisiko membunuh laba-laba, padahal hewan itu predator alami hama padi,” kata Joni.

    Kegiatan Sawah Pokok Murah di Pasaman tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Pasaman Prasetyo, Kepala Dinas Kesehatan Arma Putra, Camat Panti, serta tokoh masyarakat setempat. (*)

    Avatar of Arditono
    M Afif Azari
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *