BREAKING NEWS
    7,546 view

    MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo, Wabup Pasaman Ajak selalu Ramaikan Masjid

    Waktu Baca: 2 menit
    Wabup Pasaman, H. Parulian, saat membuka secara resmi MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo di Jorong VII Batu Tinggi, Rabu (12/11/2025). (Foto: Diskominfo Pasaman)

    Pasaman, AyoSumbar.id – MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo menjadi wadah penting memperkuat nilai Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) di tengah masyarakat. Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan di Jorong VII Batu Tinggi, Rabu (12/11/2025).

    Ia menegaskan, MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperbaiki diri, menumbuhkan generasi cinta Al-Qur’an, serta mempererat ukhuwah Islamiah dan ukhuwah wathoniah di kalangan masyarakat Pasaman.

    “Melalui MTQ setiap tahun, mari kita tingkatkan ukhuwah dan keimanan. Bila ayat Allah dibacakan, maka hati kita bergetar,” ujar H. Parulian, mengutip Surat Al-Anfal ayat 2.

    Pelaksanaan MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo mempertandingkan 11 cabang lomba. Di antaranya Tilawah, Tartil, Syarhil, Fahmil, Khutbah Jumat, Pildacil, Bintang Qasidah, serta kategori 1 Juz Tilawah dan Non Tilawah. Total ada 120 peserta yang berkompetisi dalam ajang tersebut.

    Parulian mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kegiatan ini sebagai sumber motivasi. “Akan ada yang menang dan kalah, tetapi jangan berhenti. Gunakan MTQ ini sebagai awal untuk menjadi lebih baik,” pesannya.

    Kepada dewan hakim, Wabup meminta agar menjunjung tinggi profesionalitas dan keadilan selama penilaian. Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Nagari Koto Rajo yang memeriahkan pelaksanaan MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo dengan penuh antusias.

    Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Pemkab Pasaman dalam mewujudkan Bangga Memakmurkan Masjid berbasis ABS-SBK. Ia menilai momentum MTQ ke-24 Nagari Koto Rajo menjadi langkah nyata dalam memperkuat pondasi nilai agama dan adat di tingkat nagari.

    “Jangan hanya saat MTQ saja kita ramaikan masjid. Setelahnya pun, mari isi dengan kegiatan keagamaan agar semangat spiritual terus tumbuh di tiap nagari,” ujarnya.

    Parulian optimistis, jika semangat serupa diterapkan di seluruh nagari, maka percepatan terwujudnya Nagari Bangkit berbasis ABS-SBK di Pasaman akan semakin nyata.

    Usai membuka acara, Wabup Pasaman berbaur dengan tokoh agama dan masyarakat setempat. Ia menikmati sajian khas Rao seperti Panggang Pacak, Asam Lauak, Katan Durian, dan kopi hangat sebagai penutup kebersamaan. (*)

    Avatar of Arditono
    M Afif Azari
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *