BREAKING NEWS
    6,531 view

    Revitalisasi Kota Tua Padang: Membangkitkan Ekonomi, Merawat Sejarah

    Waktu Baca: 2 menit
    Wako Padang, Fadly Amran, memimpin rapat finalisasi rencana kerja pengelolaan Kawasan Kota Tua Padang di Balai Kota Aie Pacah, Senin (17/11/2025). (Foto: Prokopim Setdako Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Revitalisasi Kota Tua Padang resmi memasuki tahap perencanaan akhir setelah Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin rapat pembahasan dan finalisasi rencana kerja pengelolaan kawasan bersejarah tersebut, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Aie Pacah, Senin (17/11/2025).

    Rapat ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, sejumlah pimpinan OPD terkait, pembina dan pengurus Forum Pengelola Kota Tua Padang, serta perwakilan komunitas etnis yang tinggal di kawasan bersejarah tersebut.

    Fadly Amran, yang juga menjabat Ketua Forum Pengelola Kota Tua Padang, menegaskan bahwa Pemko Padang berkomitmen mempercepat pengembangan dan revitalisasi Kota Tua Padang.

    “Kami bertekad menata kawasan Kota Tua agar lebih hidup, menarik wisatawan, dan menjadi pusat ekonomi kreatif,” kata Fadly.

    Ia menambahkan, Pemko Padang telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menata kawasan, mulai dari perbaikan tata ruang, pelestarian bangunan bersejarah, pelibatan sektor swasta, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

    “Kunci sukses revitalisasi Kota Tua Padang adalah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan sinergi ini, kita tidak hanya menghidupkan kawasan, tetapi juga mengoptimalkan potensi ekonominya,” ujar Fadly.

    Menurutnya, pada akhir tahun ini Pemko Padang akan memulai pengelolaan awal kawasan Kota Tua dan memfasilitasi masyarakat setempat agar pengembangan berjalan sesuai masterplan yang telah disusun.

    “Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menyusun pedoman pengembangan Kota Tua agar revitalisasi tetap berlandaskan pelestarian dan keberlanjutan,” jelasnya.

    “Dengan langkah ini, diharapkan Kota Tua menjadi destinasi unggulan yang memperkuat identitas sejarah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru bagi warga,” pungkas Fadly. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Arditono
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *