BREAKING NEWS
    4,074 view

    R3P Padang Pariaman Dipercepat, Bupati Tekankan Selesai Tepat Waktu

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memimpin rapat teknis pemutakhiran data R3P Padang Pariaman di Pusdalops PB. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – R3P Padang Pariaman terus menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi melalui pemutakhiran dan validasi data yang akurat serta bertanggung jawab.

    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis memimpin langsung rapat teknis pemutakhiran data kebencanaan hidrometeorologi pascabencana pada Sabtu (27/12/2025), meski berlangsung di tengah hari libur. Rapat digelar di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Nagari Pakandangan, Kecamatan 2×11 Anam Lingkuang.

    Bupati didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah, serta seluruh kepala perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Padang Pariaman. Seluruh unsur tim membahas sinkronisasi dan validasi data dampak bencana lintas perangkat daerah.

    Dalam arahannya, John Kenedy Azis menekankan bahwa R3P Padang Pariaman merupakan dokumen strategis yang berkaitan langsung dengan hak masyarakat terdampak bencana. Ia meminta seluruh data disusun tepat waktu dengan tingkat akurasi tinggi.

    “Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sedang berupaya keras menyelesaikan penyusunan R3P tepat waktu. Namun yang paling penting, data yang kita sajikan harus valid. Jangan sampai ada hak masyarakat yang terabaikan, bahkan dalam hal sekecil apa pun. Karena itu, validasi harus dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, meskipun dilaksanakan pada hari libur, seluruh tim tetap bekerja melakukan validasi dan sinkronisasi data antarorganisasi perangkat daerah. Fokus utama berada pada penyelarasan laporan OPD teknis, seperti Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan, dengan data kebencanaan yang dihimpun BPBD.

    Proses validasi tersebut bertujuan memastikan seluruh dampak bencana tercatat secara menyeluruh dan akurat. Pendataan mencakup kerusakan infrastruktur, seperti jembatan longsor, ruas jalan rusak, hingga fasilitas publik lainnya sebelum diajukan ke pemerintah pusat sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi.

    Bupati juga mengungkapkan bahwa total kerugian sementara akibat bencana diperkirakan mencapai sekitar Rp1,4 triliun. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring masuknya laporan kerusakan baru dari lapangan.

    “Target kita, data final selesai pada Minggu malam. Hari Senin sudah harus bisa ditandatangani dan dikirim ke kementerian atau lembaga terkait. Untuk itu, saya minta kerja ekstra dari seluruh tim agar finalisasi benar-benar sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujar John Kenedy Azis.

    Rapat teknis ini menegaskan komitmen pimpinan daerah dalam mengawal penyusunan R3P Padang Pariaman secara langsung, guna memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat terdampak. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *