BREAKING NEWS
    3,927 view

    Sepekan Pasar Penampungan Kota Payakumbuh Beroperasi, Ekonomi Bergairah

    Waktu Baca: 2 menit
    Wako Payakumbuh, Zulmaeta, meninjau aktivitas pedagang di pasar penampungan Kota Payakumbuh, Selasa (30/12/2025). (Foto: Diskominfo Payakumbuh)

    Payakumbuh, AyoSumbar. id – Pasar penampungan Kota Payakumbuh mulai menunjukkan geliat perdagangan setelah satu pekan beroperasi, ditandai dengan kembalinya aktivitas jual beli para pedagang dan pembeli.

    Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman meninjau langsung pasar penampungan Kota Payakumbuh, Selasa (30/12/2025), untuk memastikan proses adaptasi pedagang berjalan lancar. Peninjauan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda serta jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.

    Kehadiran pimpinan daerah tersebut mendapat sambutan antusias dari para pedagang yang telah membuka lapak dan melayani pembeli. Zulmaeta tidak hanya mengecek kondisi fisik pasar, tetapi juga berdialog langsung dengan pedagang guna mendengar aspirasi mereka.

    Dalam dialog itu, pedagang menyampaikan sejumlah masukan, mulai dari keluhan ukuran kios, saran terkait penataan pasar, hingga apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kelangsungan usaha mereka. Menanggapi hal tersebut, Zulmaeta meminta pedagang bersabar karena pasar penampungan bersifat sementara.

    “Insyaa Allah, pembangunan pasar permanen akan kita mulai pada tahun 2026. Pasar ini hanya sebagai solusi sementara agar roda ekonomi masyarakat tetap berjalan,” kata Zulmaeta. Ia menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pembangunan pasar yang lebih layak dan representatif.

    Zulmaeta menilai mulai berfungsinya pasar penampungan Kota Payakumbuh menjadi sinyal awal pemulihan ekonomi masyarakat, terutama pedagang kecil yang sempat terdampak. “Alhamdulillah, kita lihat para pedagang sudah mulai berjualan. Harapan kita, dengan aktivitas ini, perekonomian masyarakat bisa kembali pulih secara bertahap,” ujarnya.

    Selain itu, Pemko Payakumbuh memastikan evaluasi fasilitas dan penataan pasar akan terus dilakukan agar aktivitas perdagangan berjalan tertib dan nyaman selama masa transisi.

    “Secara bertahap ini akan kita evaluasi, dan selama satu tahun ke depan segala bentuk pungutan retribusi kita gratiskan kecuali tagihan listrik,” pungkasnya. (*)

    Avatar of Arditono
    M Afif Azari
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *