BREAKING NEWS

    Realisasikan Rp4 Miliar Untuk Sekolah Tanpa Pungutan Lagi

    Waktu Baca: 2 menit
    MOU SMA/SMK gratis di Solok Selatan dengan Gubernur Sumbar. Ardi/TimAs
    MOU SMA/SMK gratis di Solok Selatan dengan Gubernur Sumbar. Ardi/TimAs
    MOU SMA/SMK gratis di Solok Selatan dengan Gubernur Sumbar. Ardi/TimAs

     

    Solok Selatan,Ayosumbar.id —Komitmen menghadirkan pendidikan tanpa beban biaya di Kabupaten Solok Selatan kian nyata. Tahun ini, pemerintah daerah memastikan program sekolah gratis dari tingkat TK hingga SMA/SMK mulai direalisasikan, dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar.

     

    Dana tersebut akan dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mengingat pengelolaan SMA/SMK berada di bawah kewenangan provinsi. Skema yang diterapkan adalah berbagi pembiayaan (cost sharing), di mana pemerintah kabupaten dan provinsi masing-masing mengalokasikan Rp4 miliar.

     

    Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan, Marfiandhika Arief, menjelaskan bahwa kolaborasi anggaran ini bertujuan untuk memastikan tidak ada lagi pungutan yang membebani siswa di sekolah.

     

    “Pemerintah kabupaten telah menyiapkan Rp4 miliar, dan pemerintah provinsi juga Rp4 miliar. Dana ini akan disalurkan ke sekolah-sekolah agar seluruh kebutuhan operasional dapat terpenuhi tanpa membebani peserta didik,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

     

    Saat ini, proses administrasi hibah tengah dirampungkan. Anggaran tersebut direncanakan membiayai kebutuhan sekolah pada semester genap dan ganjil tahun ajaran 2026, sehingga manfaatnya dapat dirasakan sepanjang tahun.

     

    Program ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang diteken pada Januari 2025. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Solok Selatan, Khairunas, bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi.

     

    Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar daerah untuk meningkatkan akses pendidikan dan mendorong pemerataan kualitas sumber daya manusia. Dengan sekolah gratis hingga tingkat SMA/SMK, Solok Selatan berharap tak ada lagi anak yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena persoalan biaya. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *