BREAKING NEWS

    Gubernur Bahas Strategi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    Waktu Baca: 2 menit
    Pemkab Pemprov bahas pertumbuhan ekonomi daerah di kantor Bupati Solok Selatan. Ardi/TimAs

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,7 persen pada tahun 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, berbagai strategi pengungkit ekonomi tengah disiapkan dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

     

    Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan, arah strategi pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat dibagi menjadi empat kelompok utama. Dari empat strategi tersebut, tiga di antaranya dinilai sangat relevan untuk dikembangkan di wilayah Solok Selatan.

     

    Salah satu sektor yang dinilai memiliki potensi besar adalah hilirisasi agroindustri serta sektor penghasil devisa. Ia mencontohkan pembangunan pabrik kelapa sawit yang baru saja diresmikan di Solok Selatan sebagai langkah penting dalam memperkuat nilai tambah komoditas daerah.

     

    “Pembangunan pabrik kelapa sawit menjadi salah satu penggerak ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan daerah,” ujar Mahyeldi.

     

    Selain itu, pemerintah juga mendorong transformasi sektor pariwisata berbasis ekonomi hijau. Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan destinasi wisata yang memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.

     

    Ia juga menyoroti keberhasilan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Solok Selatan yang kini menjadi salah satu ikon daerah. Keberhasilan ini bahkan menjadi referensi bagi wilayah lain di Sumatera Barat yang memiliki potensi energi serupa.

     

    Sektor lain yang turut menjadi perhatian adalah penguatan dan percepatan pertumbuhan UMKM. Berdasarkan data, Solok Selatan memiliki lebih dari 11.500 pelaku UMKM yang berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

     

    Sementara itu, Bupati Solok Selatan, Khairunas, menegaskan pentingnya dukungan dari pemerintah provinsi untuk mempercepat pembangunan di daerahnya. Ia menyebutkan bahwa berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah kabupaten.

     

    “Dengan semakin menipisnya dana transfer dari pusat, dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumbar sangat kami harapkan untuk mendorong pembangunan di Solsel,” kata Khairunas

     

     

    Pemkab Solsel juga memaparkan sejumlah kebutuhan strategis daerah. Di antaranya rencana kolaborasi pembiayaan pendidikan untuk tingkat SMA dan SMK, peningkatan pemeliharaan jalan provinsi guna mendukung mobilitas masyarakat, serta pengembangan transportasi publik.

     

    Selain itu, berbagai sektor lain seperti kawasan permukiman, perhubungan, pendidikan, hingga layanan kesehatan turut dipresentasikan kepada pemerintah provinsi sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan di Solok Selatan. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *