BREAKING NEWS
    1,960 view

    Penyaluran Bantuan 570 UMKM Padang Pariaman Terdampak Bencana Rampung

    Waktu Baca: 3 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memberikan sambutan saat penyerahkan bantuan kepada pelaku UMKM pada tahap keempat di Pendopo Bupati Padang Pariaman. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Program bantuan bagi 570 UMKM Padang Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi resmi rampung setelah pemerintah daerah menuntaskan penyaluran tahap keempat di Pendopo Bupati, Jumat (10/4/2026).

    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memimpin langsung penyaluran kepada 120 pelaku usaha pada tahap akhir tersebut. Kegiatan ini sekaligus menutup rangkaian distribusi bantuan yang sebelumnya telah menjangkau ratusan UMKM di berbagai wilayah terdampak.

    Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Ny. Nita Christanti Azis serta Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Hendri Satria. Pemerintah memastikan seluruh proses berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

    Dengan selesainya tahap keempat, total 570 UMKM Padang Pariaman telah menerima bantuan dari 605 pelaku usaha yang sebelumnya terdata. Pemerintah menegaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil seleksi ketat berdasarkan tingkat dampak yang dialami.

    “Alhamdulillah, hari ini kita tuntaskan penyaluran untuk 120 UMKM. Artinya, 570 UMKM terdampak sudah kita bantu. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama para donatur dalam memulihkan ekonomi masyarakat,” ujar John Kenedy Azis.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Dukungan tersebut datang dari anggota Komisi VII DPR RI serta organisasi Seruni Kabinet Merah Putih yang dinilai berperan strategis dalam program ini.

    Bupati mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan dukungan tersebut secara optimal untuk menghidupkan kembali usaha mereka. Ia mendorong pelaku UMKM segera kembali berproduksi.

    “Syukuri bantuan ini dan gunakan sebaik-baiknya. Yang terpenting, segera bangkit dan kembali berproduksi,” pesannya.

    Sementara itu, Hendri Satria menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kepada 570 UMKM Padang Pariaman melalui proses panjang dan terukur. Pemerintah melakukan pendataan, verifikasi lapangan, hingga asesmen kebutuhan sebelum menetapkan penerima.

    “Dari 605 UMKM yang terdata, hanya 570 yang benar-benar memenuhi kriteria terdampak langsung. Kami pastikan setiap bantuan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” jelas Hendri.

    Ia merinci, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dengan rincian 100 UMKM pada tahap pertama, 250 UMKM tahap kedua, 100 UMKM tahap ketiga, dan 120 UMKM pada tahap keempat. Skema ini diterapkan untuk memastikan efektivitas dan ketepatan sasaran.

    Hendri juga menegaskan bahwa program ini merupakan bantuan khusus bagi UMKM terdampak bencana, bukan pengalihan dari skema bantuan kebencanaan lainnya. Program tersebut lahir dari sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK, organisasi Seruni, dan dukungan Komisi VII DPR RI.

    “Bantuan ini merupakan hasil sinergi dan komunikasi yang dibangun oleh Ketua TP-PKK Padang Pariaman dengan organisasi Seruni serta dukungan Komisi VII DPR RI,” tambahnya.

    Di balik penyaluran bantuan kepada 570 UMKM Padang Pariaman, tersimpan kisah perjuangan pelaku usaha yang terdampak langsung bencana. Salah seorang penerima, pedagang bakso di Tanah Taban Nagari Pasie Laweh, mengaku bantuan ini menjadi titik balik setelah usahanya sempat lumpuh.

    “Warung kami hanyut terbawa banjir. Kami sempat tidak bisa berjualan. Alhamdulillah, dengan bantuan ini kami bisa mulai lagi dari nol,” tuturnya.

    Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menilai penuntasan program ini sebagai bukti konsistensi dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam fase pemulihan. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat.

    Ke depan, bantuan kepada 570 UMKM Padang Pariaman diharapkan tidak hanya menjadi stimulus jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan pelaku usaha dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *