BREAKING NEWS
    1,953 view

    Disiplin dan Inovasi jadi Penekanan Bupati Padang Pariaman saat Rakor

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat memimpin rakor perangkat daerah di Hall IKK Parikmalintang. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Disiplin dan inovasi menjadi sorotan utama dalam rapat koordinasi (rakor) Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang dipimpin Bupati John Kenedy Azis di Hall IKK Parikmalintang, Selasa (21/4/2026).

    Rakor Pemkab Padang Pariaman tersebut dihadiri Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Pj Sekda Hendra Aswara, kepala OPD, camat, dan kepala bagian. Kegiatan berlangsung usai pelantikan Pj Sekda dengan agenda pembahasan program strategis daerah.

    Pemerintah daerah membahas pemantapan rencana kerja OPD, penguatan disiplin aparatur, penerapan work from home (WFH), dampak kenaikan harga BBM, serta tindak lanjut kunjungan Menteri Pertanian. Seluruh agenda diarahkan untuk menjaga kinerja tetap optimal di tengah keterbatasan anggaran.

    Bupati John Kenedy Azis menegaskan pentingnya program yang terukur dan berbasis inovasi. Ia meminta setiap perangkat daerah menyusun rencana kerja yang tepat dan melakukan evaluasi berkala.

    “Dalam situasi saat ini, kita dituntut bekerja lebih optimal dengan inovasi yang nyata. Apalagi pascabencana hidrometeorologi, kita harus segera bangkit dan memulihkan kondisi daerah,” ujar John Kenedy Azis.

    Ia juga menginstruksikan OPD agar merespons kenaikan harga BBM dengan langkah efisiensi, terutama dalam penggunaan kendaraan dinas. Pemerintah daerah turut diminta mengantisipasi inflasi dan memperkuat dukungan terhadap UMKM agar tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi.

    Selain itu, Bupati menugaskan Dinas Pertanian bersama OPD terkait untuk mempercepat rehabilitasi lahan terdampak bencana hidrometeorologi. Pengawasan penyaluran bantuan dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani harus dilakukan langsung di lapangan.

    Dalam forum tersebut, ia juga mengapresiasi kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman yang dinilai sebagai terbaik kedua oleh Kementerian Pertanian dalam progres rehabilitasi lahan pascabencana.

    Sementara itu, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menekankan pentingnya respons cepat perangkat daerah terhadap isu strategis di masyarakat. Ia meminta program kerja disusun secara konkret dan tepat sasaran.

    Rahmat juga mengingatkan agar kebijakan WFH tidak disalahartikan oleh ASN. “WFH harus diatur dengan baik dan diawasi secara ketat agar tetap produktif,” kata Rahmat Hidayat.

    Rakor Pemkab Padang Pariaman ditutup dengan pembacaan kesimpulan rapat oleh Pj Sekda Hendra Aswara sebagai rangkuman arah kebijakan yang telah disepakati. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *